SUMBER GAMBAR,GETTY IMAGES
Keterangan gambar,
Elizabeth Taylor memerankan karakter Cleopatra pada film yang diproduksi tahun 1963.
Kontroversi ini mengungkap perdebatan tentang bagaimana studio film di Hollywood mengartikan sebuah identitas dan menyeleksi sebuah peran.
Apakah seorang aktor dapat memerankan karakter yang miliki perbedaan etnis dengan mereka hingga kini masih menjadi pertanyaan yang terus dibahas.
Seorang penulis isu Afrika, James Hall, menyebut karakter Cleopatra semestinya diperankan aktor berdarah Afrika, apapun rasnya.
Sementara penulis film yang berbasis di Amerika Serikat, Morgan Jerkins, menyebut Cleopatra seharusnya diperankan aktor 'yang kulitnya lebih coklat dibandingkan kertas belanja'.
Menurut Jerkins, kriteria itu akan menghasilkan karya yang lebih akurat jika merujuk temuan sejarah yang ada.
Adapun seorang warganet berkomentar, "Gal Gadot adalah aktor yang hebat, tapi ada banyak aktor dari Afrika Utara yang bisa dipilih."
"Berhentilah menggunakan perspektif kulit putih terhadap sejarah bangsa saya," tuturnya.
Namun ada pula warganet yang menilai Cleopatra semestinya lebih dipandang sebagai keturunan Yunani atau Makedonia, bukan Arab atau Afrika.
2px presentational grey line