Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
LGBT
Dianggap Simbol LGBT, MUI Minta Pemerintah Larang Aktor Billkin dan PP Krit ke Jakarta
2023-05-12 01:57:17

JAKARTA, Berita HUKUM - Waketum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Anwar Abbas meminta pemerintah Indonesia melarang kedatangan aktor dengan simbol LGBT ke Indonesia.

Menurutnya hal itu sangat bertentangan dengan konstitusi UUD 1945. Hal ini sebagai merespons kedatangan dua aktor asal Thailand Billkin dan PP Krit di Tanah Air dalam fans meeting pertama di Jakarta pada 10 Juni 2023 mendatang.

Diketahui kedua aktor tersebut membintangi drama Boy Love (BL) berjudul 'I Told Sunset About You' yang telah tayang pada 2020 lalu.

"Semestinya pemerintah Indonesia melarang mereka untuk melakukan fans meeting atau temu publik dengan warga negara Indonesia. Karena hal demikian berarti pemerintah menoleransi praktik LGBT. Padahal dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 dikatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa,"ujar Anwar kepada MNC Portal, Kamis (11/5).

Dia meminta pemerintah agar tidak menoleransi adanya praktik-praktik dan kegiatan yang bertentangan dengan ajaran agama. Bahkan menurutnya dari 6 agama yang diakui di Indonesia yaitu, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu tidak ada satupun yang menoleransi praktik LGBT karena merupakan gerakan antimanusia dan kemanusiaan.

"Kalau sikap dan pandangan mereka itu kita ikuti dari 8 miliar penduduk dunia separuh laki-laki dan separuh perempuan,"katanya.

Anwar Abbas menambahkan,m jika semua laki-laki kawin dengan laki-laki begitu sebaliknya. Maka sudah bisa diperkirakan 150 tahun yang akan datang tidak akan ada seorangpun anak manusia yang menghuni bumi karena sudah punah akibat dari perilaku menyimpang tersebut.

"Oleh karena itu perbuatan LGBT tersebut tidak punya tempat di negeri ini karena hal tersebut jelas tidak sesuai dengan nilai-nilai perikemanusiaan dan peri keadilan,"tuturnya.

Sebagai informasi, kedatangan dua aktor itu di umumkan melalui unggahan dari laman Twitter resmi @Billkin_Ent yang menyatakan akan memulai fan meeting di Asia yang dan dimulai dari Taipei, Hongkong, dan berakhir di Jakarta.

"Billkin & PP Krit Asia Fan Meeting 2023. Taipei Hongkong, and Jakarta. See you in June!," sebagaimana dikutip MNC Portal Indonesia pada Selasa, 2 Mei 2023. Tiket Fanmeeting akan dijual oleh promotor mulai dari Rp1,5 Juta hingga Rp2,7 Juta.(sindonews/bh/sya)


 
Berita Terkait LGBT
 
Dianggap Simbol LGBT, MUI Minta Pemerintah Larang Aktor Billkin dan PP Krit ke Jakarta
 
HNW Kritik Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris
 
Pemerintah Dan DPR Harus Segera Mengisi Kekosongan Hukum Terkait LGBT
 
Bertentangan dengan Pancasila, DPR Minta Ekspos Perilaku LGBT di Indonesia Dihentikan
 
Jaksa Ajukan Pembatalan Perkawinan Sejenis di NTB
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sejalan dengan Semangat Revisi UU PIHU, Perlu Perubahan Regulasi Umrah 'Backpacker'
Dukung Hak Angket 'Kecurangan Pemilu', HNW: Itu Hak DPR yang Diberikan oleh Konstitusi
Pemerintah Siap Tambah Impor Beras 1,6 Juta Ton, Total Jadi 3,6 Juta Ton
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
Tanggapi Santai Isu Hak Angket Pemilu, JK: Tidak Usah Khawatir
Harga Beras Naik 'Tertinggi dalam Sejarah' - 'Ini Sangat Tidak Masuk Akal karena Kita Negara Agraris'
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Dukung Hak Angket 'Kecurangan Pemilu', HNW: Itu Hak DPR yang Diberikan oleh Konstitusi
100 Tokoh Deklarasi Tolak Pemilu Curang TSM, Desak Audit Forensik IT KPU
Anies Tegaskan Parpol Koalisi Perubahan Siap Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu
Timnas AMIN Ungkap Temuan soal Dugaan Penggelembungan Suara Pilpres 2024
Anies: Perjuangan Kita Belum Selesai
Jokowi Katakan 'Kalian Hebat Bila Bisa Kalahkan Saya'? Pratikno: Tak Benar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]