Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Polda Metro Jaya
2 Tahun Dioperasionalkan, Aplikasi MONCES Subdit Regident Ditlantas Polda Metro jadi Percontohan Polda Lain
2021-09-22 12:22:29

Tampilan awal ketika mengakses aplikasi MONCES di laman monces.com (Foto: screenshot)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seksi Fasilitasi Material SIM, BPKB, STNK, TNKB Sub Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Sie Fasmat SBST Subdit Regident) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah 2 tahun mengoperasionalkan aplikasi yang dinamakan 'MONCES' atau Monitoring Center SBST.

Diketahui, MONCES merupakan aplikasi yang dapat diakses oleh jajaran maupun satuan kerja terkait selaku pengguna material SBST.

Kasi Fasmat SBST Subdit Regident Ditlantas Polda Metro AKP Akasa Rambing membeberkan latar belakang dari hadirnya aplikasi tersebut.

"Adalah suatu sistem pengawasan dan kontrol terhadap penerimaan, pendistribusian dan laporan penggunaan material regident yang masih dilakukan secara manual sehingga dalam penyajian data maupun pelaporan masih ditemukan keterlambatan dan kesalahan yang mengakibatkan keakuratan data penggunaan material kurang terpenuhi," kata Akasa kepada pewarta BeritaHUKUM, Rabu (22/9).

Sehingga, lanjut dia, dengan adanya aplikasi MONCES, data yang memuat jumlah ketersediaan, permintaan maupun penggunaan material SBST lebih mudah terpantau.

"Maksud dan tujuan aplikasi MONCES yakni modernisasi cara kerja pengelolaan material regident dari manual menjadi berbasis teknologi informasi kemudian untuk menyajikan data terkait penggunaan material regident dengan cepat akurat dan akuntabel serta mempermudah sistem pelaporan pengelolaan material regident dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi," ujarnya.

Menurut dia, sejumlah Polda lain bahkan hingga tingkat Korlantas pun telah melakukan studi banding di tempatnya untuk mempelajari aplikasi tersebut kemudian diterapkan di masing-masing satuan kerja terkait.

"Aplikasi MONCES ini digagas oleh tim SBST Ditlantas Polda Metro sejak Januari 2019 dan telah digunakan hingga saat ini," tuturnya.

"Hal tersebut dijadikan percontohan Polda lain dan Korlantas," imbuh dia.

Sebagai informasi, para pihak selaku pendistribusi maupun pengguna material SBST bisa mengakses aplikasi itu di laman monces.com.(bh/mos)


 
Berita Terkait Polda Metro Jaya
 
Polisi: Dari 5 TKP, Total Ada 13 Tersangka dan 105 Aplikasi Pinjol Ilegal
 
Dear Warga Jakarta dan Sekitarnya, Ada Permohonan Maaf Nih dari Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya
 
2 Tahun Dioperasionalkan, Aplikasi MONCES Subdit Regident Ditlantas Polda Metro jadi Percontohan Polda Lain
 
Paminal Polda Metro Lakukan Pengawasan Kegiatan CAT Seleksi Pendidikan Alih Golongan
 
Mutasi di Polda Metro, Besan Eks Kapolda Bali Segera Pimpin Satlantas Polrestro Bekasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sanksi Paling Signifikan', ASEAN Resmi Gelar KTT Tanpa Perwakilan Myanmar
Ini Saran dari Pengamat Terkait Disparitas Kinerja Jaksa di Pusat dan Daerah
Bukhori Yusuf Kritisi Peningkatan Utang di Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf
Tanggapi LBH, Pemprov DKI Pastikan Reklamasi Sudah Dihentikan
Ketika Warga Jakarta Menikmati Kebahagiaan Bersepeda
Wujudkan Efektifitas Persuratan Berbasis Digital, Pemkab Bogor Lakukan Uji Coba Aplikasi SRIKANDI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bukhori Yusuf Kritisi Peningkatan Utang di Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf
Kapolda Metro Sebut Pengguna Ganja di Jakarta Masih Tinggi
Demokrat Minta Presiden Jelaskan Alasan APBN Boleh Digunakan untuk Proyek Kereta Cepat
Kemenag: Antisipasi Kasus Baru Covid, Libur Maulid Nabi Digeser 20 Oktober
Khawatir Presiden Terpilih Bukan Orang Indonesia Asli, Guru Honorer SMK Uji UU Pemilu
Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]