Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Tambang
 
Dominasi Asing di Industri Nikel Dalam Negeri Disayangkan | 2020-12-01 17:43:47

JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyayangkan dominasi asing di industri nikel dalam negeri. Politisi Fraksi Partai Keadilan (PKS) itu memperkirakan, permintaan (demand) nikel ke depan akan semakin tinggi, seiring adanya kebutuhan dari bahan nikel, seperti untuk baterai listrik.

"Saya melihat dominasi asing masih sangat
...

Hak Jawab, Direktur CV JAR: Penahanan Tongkang Batubara CV. JAR Oleh KSOP Kelas II Samarinda Berujung Pengaduan Ke Direskrim Polda Kaltim | 2020-11-14 03:54:36

SAMARINDA, Berita HUKUM - CV Jasa Andhika Raya (CV JAR) yang bergerak dalam bidang tambang batubara menyampaikan tanggapan dan klarifikasi atas berita yang dimuat di BeritaHUKUM.com dengan pemberitaan berjudul :

Pertama : CV. JAR Jual Batubara Diduga Tanpa Dokumen RKAB Viral di Medsos Twitter, pada (10/9/2020) lalu, Link berita sebagai berikut
...

KSOP Samarinda: Ditahannya Ponton Bintang Timur 03 Beserta Tugboat Muat Batubara CV JAR Karena Tidak Miliki Dokumen | 2020-09-23 00:34:38

SAMARINDA, Berita HUKUM - Diduga tidak memiliki dokumen RKAB dari Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan tidak memiliki izin berlayar dari KSOP Samarinda, sehingga TugBoat TB Santosa 25 dan Ponton BG Bintang Timur 03 yang memuat kurang lebih 6.900 MT Batubara milik CV Jasa Andhika Raya (CV JAR) akhirnya diamankan KSOP Samarinda di perair ...

Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan | 2020-09-20 16:59:55

KETAPANG, Berita HUKUM - Ribuan masyarakat dari beberapa desa di Kecamatan Tumbang Titi melakukan aksi unjuk rasa ke perusahaan tambang milik PT. Sultan Rafli Mandiri (SRM) yang terletak di Dusun Muatan Batu, Desa Nanga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (17/9) siang.

Kedatangan masyarakat dari empat de
...

Terbukti Tidak Miliki RKAB, Ponton Batubara CV JAR Diamankan KSOP, Buyer Agung Dituntut Serahkan Pajero | 2020-09-17 20:17:54

SAMARINDA, Berita HUKUM - Perusahan Batubara CV Jasa Andhika Raya (CV JAR) yang berlokasi di Desa Loa Ulung, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) dituding melakukan penjualan Batubara yang diduga kuat tidak mengantongi izin Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESD ...

CV JAR Jual Batubara Diduga Tanpa Dokumen RKAB Viral di Medsos Twitter | 2020-09-10 09:44:44

SAMARINDA, Berita HUKUM - Perusahan Batubara CV. Jasa Andhika Raya (PT. JAR) yang berlokasi di Desa Loa Ulung, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) diduga melakukan penjualan Batubara yang disinyalir tidak mengantongi izin lengkap Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) dari Dinas Energi dan Sumber Daya Miner ...

Dituding Jadi Sebab Longsor, Warga Sukajaya Pasang Spanduk Penolakan di Lokasi Tambang Emas Ilegal | 2020-01-22 11:22:41

BOGOR, Berita HUKUM - Penambangan emas ilegal yang terdapat di Blok Pilar Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor dituding menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, belum lama ini.

Warga Sukajaya yang turut menjadi korban bencana alam tersebut, Ade (50),
...

Polda Banten Tutup 4 Tambang Emas Ilegal Penyebab Longsor | 2020-01-21 07:41:00

BANTEN, Berita HUKUM - Satgas Penambang Tanpa Izin (PETI) Polda Banten menutup lokasi penambangan emas ilegal yang menjadi penyumbang bencana longsor dan banjir di Lebak, Banten awal Januari 2020 yang lalu.

Kapolda Banten, Irjen Agung Sabar Santoso menyampaikan, jajarannya berhasil mengidentifikasi lokasi tambah ilegal yaitu di Kampung Cikomara
...

Perusahaan Tambang yang Tidak Berikan PAD untuk Kaltim akan Ditutup | 2019-12-17 19:12:32

SAMARINDA, Berita HUKUM - Perusahaan yang bergerak dibidang tambang emas hitam atau batu bara yang beroperasi di Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) yang tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kaltim, makan akan diajukan untuk di tutup. Hal tersebut diungkapkan Hasanuddin Mas'ud ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan ...

Monitoring Hasil Pertambangan dan Reklamasi Perusahaan | 2019-12-02 15:20:56

BONTANG, Berita HUKUM - Dalam rangka monitoring dan mengetahui jumlah produksi batu bara dalam setahun, serta upaya perusahaan dalam melakukan reklamasi bekas tambang, Komisi III DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja ke PT Indominco Mandiri (IMM), Kamis (28/11) lalu.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanudd
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil
Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?
6 Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Terlibat Pengeroyokan Hingga 2 Matel Tewas di Kalibata
Permohonan PKPU Makon Ditolak, Asianet Menghormati dan Mengapresiasi Putusan Pengadilan Niaga Jakpus
Komisi III DPR Minta Presiden Prabowo Tarik Jabatan Sipil Anggota Polri Aktif Usai Putusan MK
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
Sepanjang Tahun 2025 MA Memutus 37.865 Perkara, Ketua: Beban Meningkat Namun Produktivitas Tetap Stabil
Amal Said resmi dipecat sebagai dosen UIM usai ludahi kasir swalayan
Soal Gugatan Rp140 Miliar, Purnomo Prawiro dkk Lebih 'Keji' dari Debt Collector Mata Elang


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]