Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Politik
 
KPU Dapat Terancam Pidana | Monday 22 Aug 2011 19:20:23

*Jika putuskan PAW anggota DPR RI tidak mengacu pada ketentuan UU

JAKARTA-Komisi Pemiluhan Umum (KPU) hingga kini belum juga memutuskan siapa yang akan mengisi kursi Fraksi PAN di Komisi VI DPR RI, pasca wafatnya Rudi Sukendra Sindapati.

Sikap KPU yang belum juga menetapkan Muhajir sebagai pengganti almarhum Rudi Sindapati itu, disesalkan
...

Rosa Akui Beri Uang ke Angelina Sondakh | Monday 22 Aug 2011 18:46:34

JAKARTA-Mantan Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang alias Rosa Manulang, sempat diperintahkan atasanya, M Nazaruddin untuk memberikan uang kepada politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh. Uang ini merupakan komisi (fee) dalam proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI/2011.

Permintaan itu terkait dengan posisi Angelina sebagai a
...

Hari Ini, KPK Periksa Lagi Nazaruddin | Monday 22 Aug 2011 06:25:06

JAKARTA-Tersangka kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games M Nazaruddin dijadwalkan kembali diperiksa penyidik pada Senin (22/8) ini. Pasalnya, dalam pemeriksaan Kamis (18/8) lalu, mantan politikus dan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat ini mengeluh kurang enak badan, sehingga pemeriksaan dihentikan.

Atas dasar itu, akhirnya tim penyidik har
...

Presiden Balas Surat Nazaruddin | Monday 22 Aug 2011 05:26:04

JAKARTA-Presiden SBY membalas surat tersangka kasus suap wisma atlit SEA Games 2011, M Nazaruddin yang dilayangkan pada Kamis lalu (18/8) lewat pengacaranya, OC Kaligis. Dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Staf Khusus Kepresidenan Bidang Hukum, Denny Indrayana mengatakan, surat balasan tersebut telah diantarkan kurir kepada Nazaruddin, ...

Patrialis Malah Dukung Pemindahan Tahanan Nazaruddin | Monday 22 Aug 2011 02:28:51

PADANG-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Patrialis Akbar terbawa dengan opini yang dibangun pihak M Nazaruddin. Buktinya, ia mendukung pemindahan tempat penahanan mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut, dari Rutan Mako Brimob Polri ke rutan lain.

Menurut dia, tiap tersangka berhak untuk pindah tahanan atas alasan keamanan.
...

Presiden takkan Campuri Proses Hukum Nazaruddin | Monday 22 Aug 2011 02:03:14

*Keluarga Nazaruddin akan dilindungi seperti layaknya warga negara Indonesia

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menjawab surat yang diajukan M Nazaruddin. Dalam isi suratnya itu, ia menegaskan, tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan, Nazaruddin untuk kooperatif.

Pernyataan SBY tersebut disampaikan mel
...

Pemalsuan Administrasi, Modus Terbesar Mafia Anggaran | Monday 22 Aug 2011 01:18:46

JAKARTA-Indonesia Budget Centre (IBC) mengindentifikasikan ada enam celah yang memungkinkan terjadinya mafia anggaran di dalam legislatif dan eksekutif. Diduga ada 63 anggota DPR yang diduga terlibat perbuatan korupsi itu yang berlangsung sejak 1999. Sebagian besar atau 52 persen terkait kebijakan anggaran dan pemalsuan administrasi.

"Kasus Naz
...

Kasus Nazaruddin, Ujian Integritas dan Komitmen SBY | Sunday 21 Aug 2011 05:52:18

MEDAN-Integritas Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang di uji. Hal ini terkait dengan komitmennya dalam upaya mempercepat pemberantasan korupsi. Kasus M Nazaruddin merupakan tantangan terberat dari komitmennya tersebut.

"SBY dalam kedudukannya sebagai Presiden maupun Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, publik tengah menunggu l
...

Tim Khusus Polri Buru Istri Nazaruddin | Sunday 21 Aug 2011 04:55:08

*Red notice sudah dikirimkan markas Interpol

JAKARTA-Mabes Polri resmi menetapkan istri M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni sebagai buron Interpol. Hal itu menyusul, telah dilengkapinya data mengenai Neneng kepada Polri untuk dimasukan dalam red notice (daftar pencarian orang). Kini, dia resmi masuk dalam pencarian polisi internasional.

Atas ha
...

Nazaruddin Kecewa SBY tak Gubris Suratnya | Saturday 20 Aug 2011 22:19:27

JAKARTA-Muhammad Nazaruddin kecewa, menyusul surat permohonannya kepada Presiden Susilo Yudhoyono tidak digubris. Padahal, dirinya sangat berharap SBY yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu dapat mengabulkan permohonannya tersebut.

“SBY seharusnya memenuhi permintaan Nazaruddin. Apalagi SBY dalam kasus Bibit dan Chandra telah
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]