Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Internasional
 
Khadafi Diduga Masih Bersembunyi di Libya | Wednesday 24 Aug 2011 18:29:16

KAIRO-Pemimpin Libya Moamar Khadafi yang telah dilengserkan digulingkan rakyatnya sendiri, diduga masih berada di negaranya sendiri. Sangat dimungkinkan ia tidak mungkin melarikan diri ke luar negeri, karena tidak memiliki pilihan.

Dugaan ini dikatakan juru bicara pemberontak Hafiz Ghoga kepada televisi pemerintah Mesir, Rabu (24/8). "Dia (Kha
...

Pejuang Libya Rebut Markas Khadafi | Wednesday 24 Aug 2011 01:06:08

TRIPOLI-Pemberontak Libia merayakan keberhasilan mereka merebut kompleks tempat tinggal Moamar Khadafi di Tripoli, Selasa (23/8).

Kelompok penentang Khadafi itu bergerombol dan melepaskan tembakan ke udara sebagai perayaan keberhasilan menguasai kawasan yang dikenal sebagai tempat tinggal mantan orang nomor satu negeri kaya minyak itu.

Pend
...

Warga Norwegia Peringati Tragedi Berdarah | Tuesday 23 Aug 2011 01:30:35

OSLO-Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg mengimbau warganya untuk saling menjaga satu sama lain dan terus menghargai toleransi. Hal itu diungkapkannya dalam upacara mengenang 77 orang yang tewas dalam aksi terorisme yang dilakukan Anders Behring Breivik.

"Kami membutuhkan Anda. Dimana pun Anda tinggal, apa pun agama Anda, kami semua memil
...

Pertempuran Sengit Warnai Perebutan Markas Khadafi | Monday 22 Aug 2011 23:49:49

TRIPOLI-Sebelum sepenuhnya menguasai markas Moamar Khadafi yang berada di jantung Ibu Kota Tripoli, pasukan pemberontak sempat baku tembak dengan pengawal setia penguasa Libya tersebut. Pertempuran tersebut terbilang sengit, karena pasukan propenguasa berjuang habis-habisan.

Seperti dikutip kantor berita Associated Press, juru bicara kelompok pe
...

Pemerintah India Tetap Menolak Tuntutan Hazare | Monday 22 Aug 2011 23:27:25

NEW DELHI-Pemerintah India kurang merespons tuntutan aktivis antikorupsi Anna Hazare yang masih melakukan aksi mogok makan. Pemerintah India hingga kini tak mau menerima tuntutan yang menghendaki pemeriksaan dugaan kasus korupsi di seluruh departemen serta kantor perdana menteri yang masih dilindungi UU.

Menurut ajudan Anna Hazare, seperti dila
...

Pemberontak Libya Berhasil Rebut Tripoli | Monday 22 Aug 2011 15:34:30

TRIPOLI-Setelah melalui pertempuran sengit, pasukan pemberontak Libya akhirnya berhasil menguasai Tripoli. Meski demikian, mereka belum berhasil menumbangkan kekuasaan Moamar Khadafi, karena markas Khadafi dan pasukan setianya yang berada di distrik Bab Al-Aziziyah, belum sepenuhnya dikuasai.

Seperti dilaporkan Reuters, jatuhnya ibu kota Libya p
...

Penentang Khadafi Serbu Tripoli | Monday 22 Aug 2011 05:18:19

TRIPOLI-Sedikitnya 200 pemberontak yang merupakan penentang Moamar Khadafi secara perlahan memasuki ibu kota Libia Tripoli. Gelombang serbuan kecil ini, masuk melalui jalur laut dari Misrata, Minggu (21/8). Kehadiran para penentang pemimpin Libia Moamar Khadafi itu diyakini bakal meningkatkan bentrok bersenjata di ibu kota Tripoli.

Seperti dibe
...

Aksi Mogok Makan Anna Hazare Masih Berlanjut | Saturday 20 Aug 2011 23:39:50

NEW DELHI-Aktivis antikorupsi India, Anna Hazare masih konsisten melakukan aksi mogok makan. Hal ini bagian dari aksi protes korupsi yang terjadi di negara tersebut. Ia pun bertekad untuk terus melanjutkan aksinya tersebut.

Seperti diberitakan kantor berita Assosiated Press, aksi mogok Hazare itu memasuki hari kelima. Hazare memulai aksi mogok
...

Penjara Inggris Kelebihan Penghuni | Saturday 20 Aug 2011 01:35:12

*Tak jadi menutup dua penjara

LONDON-Pascakerusuhan telah menyebabkan populasi penjara di Inggris meroket tajam. Hal ini disebabkan tambahan ratusan narapidana per hari sejak pekan lalu, bersamaan dengan berlangsungnya proses pengadilan terhadap para tersangka perusuh dan penjarah. Jumlah total napi kini mencapai 86.608 orang di Inggris dan Wal
...

Pangeran Charles Semangati Korban Kerusuhan | Friday 19 Aug 2011 00:38:40

LONDON-Pewaris tahta kerajaan Inggris, Pangeran Charles dan istrinya Camilla Parker Jones, mengunjungi warga London yang terpaksa kehilangan tempat tinggalnya. Mereka itu adalah korban kerusuhan di London, beberapa waktu lalu.

Ayah dari Pangeran William itu sengaja mempersingkat liburannya di Skotlandia, untuk menunjukkan solidaritasnya kepada w
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Gerindra dan Nitizen Kritik Sikap Hormat Jokowi Saat Lagu Indonesia Raya
Rizal Ramli: Impor Beras Dikelola Kartel
KPU Loloskan dan Tetapkan Dua Pasangan Capres-Cawapres Indonesia Peserta Pilpres 2019
Rapimnas KBPP Polri, Bima Arya: Tugas Besar Kita Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2019
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
Lomba Melukis di Kodam Jaya Raih Rekor MURI
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Kedua Pasangan Capres dan Cawapres Indonesia 2019 Mengikuti Deklarasi Kampanye Damai
Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]