Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Kriminal
 
Polisi Buru Jaringan Teror Bom Solo | Tuesday 27 Sep 2011 20:59:59

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Setelah mengetahui identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton adalah Pino Damayanto alias Ahmad Yosepa Hayat, kepolisian langsung memburu orang-orang yang diduga terkait jaringan aksi teroris itu. Pasalnya, tidak mungkin menjadi dilakukan sendirian, pasti ada otak serta pembantu untuk ...

Keluarga Pengebom Solo Minta Maaf | Tuesday 27 Sep 2011 20:09:12

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Inilah efek dari perbuatan terorisme. Selain masyarakat kampung halamannya menolak jenazah, pihak keluarga pelaku terorisme juga kena getahnya. Mereka pun merasa bersalah atas pebuatan yang dilakukan pelaku teroris Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosefa Hayat itu.

Atas dasar ini, pihak keluarga Pino mela
...

Jenazah Terduga Teroris adalah Pino Damayanto | Tuesday 27 Sep 2011 16:00:40

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Polri memastikan pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton (GBIS Kepunton), Solo, Jawa Tengah pada Minggu (25/9) lalu, adalah Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosep.

"Jenazah terduga pengebom gereja di Solo itu adalah Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosepa alias Hayat," kata
...

Polisi Sita Rekaman CCTV Solonet | Monday 26 Sep 2011 22:33:22

*Terduga pelaku bom bunuh diri sempat bukan situs jihad

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Untuk memperkuat penyelidikan serta mengungkap jaringan teroris terkait bom bunuh diri si Solo, Jawa Tengah, pihak kepolisian menyita rekaman CCTV dari Warnet Solonet. Di tempat itu, terduga pelaku sempat berselancar ke sejumlah situs jihad.

Saat ini, polisi
...

Kapolri Bantah Pihaknya Kecolongan | Monday 26 Sep 2011 20:01:28

BOGOR (BeritaHUKUM.com) Meski bom bunuh diri kembali terjadi, Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo membantah pihaknya kecolongan. Alasannya, polisi sudah mendeteksinya, namun belum dapat memastikan titik sasaran dan kapan hal itu akan dilakukan.

"Kami tidak kecolongan, karena semua sudah bekerja. Kalau mengkaitkan ke masalah langsung pada titi
...

Besok, Polri Beberkan Identitas Jenazah Pengebom Gereja | Monday 26 Sep 2011 18:33:53

BOGOR (BeritaHUKUM.com) Kapolri Jendral Pol. Timor Pradopo berjanji akan mengungkapkan hasil penyidikan atas jenazah terduga pelaku bom gereja pada Selasa (27/9). Pasalnya, tim identifikasi hingga kini masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas DNA jenazah serta sejumlah orang yang diduga merupakan anggota keluarganya.

"Tidak bi
...

Jaringan Pengebom Gereja Sama Dengan Pengebom Masjid | Monday 26 Sep 2011 15:24:54

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Dugaan pelaku bom bunuh diri Gereja Bethel Injil Sepenuh, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9) kemarin, memiliki keterkaitan dengan kelompok yang melakukan aksi serupa terhadap Masjid Ad Zikra di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat pada April lalu.

Dugaan ini dibenarkan Kabidpenum Divhumas Polri, Kombes Pol. Boy Rafli Amar ke
...

Polri Identitfikasi Jenazah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri | Monday 26 Sep 2011 14:41:26

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Jenazah terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah, sudah tiba di Jakarta, Senin (26/9). Jenazah tersebut datang pukul 07.15 WIB menggunakan mobil dari Polresta Surakarta. Tim dokter forensik RS Polri Kramatjati pun langsung melakukan proses identifikasi.

Selain m
...

Aksi Bom Bunuh Diri Guncang Solo | Sunday 25 Sep 2011 21:22:49

*Pelaku aksi biadab itu tewas di tempat

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Aksi biadab kembali dilakukan seseorang dengan mengebom rumah ibadah umat Kristiani, Gereja Betel Injil Sepenuh (GBIS) di kawasan Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9) pukul 11.00 WIB. Aksi bom bunuh diri terjadi, berlangsung setelah puluhan orang usai
...

Bentrok Pelajar-Wartawan, Polisi Belum Juga Tetapkan Tersangka | Friday 23 Sep 2011 14:53:37

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Penyelidikan bentrok antara pelajar SMAN 6 Jakarta dengan wartawan, masih terus berlanjut. Pihak kepolisian terus mengembangkan kasus penganiayaan tersebut. Tim penyidik pun segera memanggil sejumlah nama lain untuk dimintai keterangan.

"Sudah 10 (pelajar) yang diperiksa. Dari pemeriksaan berkembang nama-nama lain. N
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Gerindra Ungkap Paradoks Kebijakan Pangan Rezim Jokowi
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Pemilu 2019 Tak Boleh Timbulkan Luka
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]