Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Internasional
 
Republik Gagalkan RUU Kerja Usulan Obama | Wednesday 12 Oct 2011 15:06:09

WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) Partai Republik berupaya menggagalkan usulan RUU Kerja yang diajukan Presiden Barack Obama. Dalam sebuah pemungutan suara, 46 senator Republik bersama dua senator Demokrat, telah menggagalkan rancangan paket sebesar 447 miliar dolar AS tersebut.

Dalam tanggapannya, seperti dikutip situs BBC, Rabu (12/10), Obama men
...

Salah Gunakan Wewenang, Mantan PM Ukraina Dibui | Wednesday 12 Oct 2011 00:07:36

KIEV (BeritaHUKUM.com) Mantan Perdana Menteri Ukraina, Yulia Tymoshenko dijatuhi hukuman penjara tujuh tahun. Ia dinyatakan terbukti bersalah, karena menyalahi wewenang selama menjabat posisi tersebut. Hakim menyatakan, ia melanggar wewenangnya dengan menandatangani perjanjian gas dengan Rusia pada 2009.

Dalam keputusannya, seperti dikutip BBC
...

Hakim HAM Mundur Akibat Tekanan Pejabat Kamboja | Tuesday 11 Oct 2011 23:19:21

PNOM PEHN (BeritaHUKUM.com) Seorang hakim asal Jerman, Siegfried Blunk yang menangani dakwaan para tersangka kejahatan perang Khmer Merah di sidang yang didukung PBB, mengundurkan diri. Pengunduran diri itu didasari tingginya campur tangan pemerintah dalam penyelidikan kasus-kasus baru.

Sebelumnya, hakim Blunk dikecam sejumlah organisasi hak a
...

Lagi, TKI di Arab Saudi Terancam Hukum Pancung | Tuesday 11 Oct 2011 01:52:31

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat, Tuti Tursilawati akan menghadapi hukuman pancung di Arab Saudi. Ia diduga telah membunuh majikannya. "Nama Tuti Tursilawati memang masuk ke dalam daftar tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dihukum mati di Arab Saudi," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, An ...

Loyalis Rezim Serang Pendukung Tawakkul Karman | Tuesday 11 Oct 2011 00:38:30

SANAA (BeritaHUKUM.com) Pawai perayaan kemenangan penghargaan Hadiah Nobel yang diraih wartawati asal Yaman, Tawakkul Karman, berakhir ricuh. Sebanyak 40 wanita terluka di Taez, kota terbesar kedua Yaman. Mereka diserang sekelompok orang pendukung rezim pemerintah, seperti dikatakan sejumlah tenaga medis, Senin (10/10).

Penyerangan terhadap wa
...

Kerusuhan Sektarian Tewaskan 24 Orang | Monday 10 Oct 2011 21:30:46

KAIRO (BeritaHUKUM.com) Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka dalam bentrokan terburuk di Kairo, Mesir sejak penggulingan Presiden Hosni Mubarak pada Februari lalu. Bentrokan pecah menyusul protes atas pembakaran sebuah gereja di Provinsi Aswan, pekan lalu dan umat Kristen Koptik menuding kelompok radikal Islam berada di bali ...

Penyidik Geledah Rumah Mantan Menteri Telekomunikasi | Monday 10 Oct 2011 15:49:55

NEW DELHI (BeritaHUKUM.com) Biro Penyelidik Federal India (CBI) menggeledah kediaman mantan Menteri Telekomunikasi India, Dayanidhi Maran. Langkah hukum ini terkait tudingan keterlibatannya dalam skandal korupsi terbesar di negeri anak benua tersebut.

Seperti yang dilansir lama BBC, Senin (10/10), pihak CBI menggeledah sejumlah kediaman Maran
...

Gubernur California Kembali Setujui UU Kontroversial | Sunday 09 Oct 2011 23:12:12

SACRAMENTO (BeritaHUKUM.com) Gubernur Negara Bagian California, Amerika Serikat, Jerry Brown benar-benar sosok penuh kontroversial dan penuh peduli terhadap warga minoritas. Setelah menandatangai UU yang membolehnya sunat, baru-baru ini ia kembali menyetujui UU yang dianggap sebagian besar warganya sebagai aturan kontroversial.

Ternyata, UU y
...

Pejabat Myanmar Dukung Penghapusan Sensor Media | Saturday 08 Oct 2011 21:10:27

RANGOON (BeritaHUKUM.com) Pimpinan departemen sensor pers Myanmar, yang selama ini dikenal bersikap represif terhadap media, menyerukan agar media di negara itu diberi kebebasan yang lebih besar. Pasalnya, sensor media tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi sehingga harus dihapuskan.

"Sensor Pers tidak dipraktekkan lagi oleh negara-negara t
...

Khadafi Muncul Lagi di TV | Friday 07 Oct 2011 17:14:38

DAMASKUS (BeritaHUKUM.com) Pemimpin terguling Libya Kolonel Muammar Khadafi kembali muncul dalam sebuah siaran stasiun teve Suriah, Arrai TV. Ia meminta jutaan warga Libya turun ke jalan menentang kepemimpinan sementara bangsa itu.

Dalam sebuah pesan suara yang disiarkan televisi Suriah, Arrai TV, seperti dilansir situs berita BBC, dia mengat
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Kebakaran Hutan California: Jumlah Orang Hilang Melonjak Menjadi 631 Jiwa
HNW: Kedaulatan Rakyat Bukan Sekedar Jargon


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]