Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Opini Hukum
 
Obor Cina dan Jembatan Terpanjang Dunia, Kita Masih Bicara Sontoloyo dan Genderuwo | 2018-11-14 08:44:04

Oleh: Suhendra Ratu Prawiranegara

PEMIMPIN CINA pada tahun 2013 lalu mengumumkan suatu gagasan/ ide besar tentang tentang One Belt One Road (OBOR). Ada pun definisi, maksud dan tujuan dari OBOR adalah inisiasi strategi geopolitik Cina dengan pemanfaatan jalur transportasi dunia sebagai jalur perdagangan di kawasan Eurasia. Gagasan OBOR ini juga
...

Politik Tanpa Adab, Tanpa Moral, Tanpa Makna, Politik Lapor Polisi | 2018-11-10 12:00:02

Oleh: Ferdinand Hutahaean

FENOMENA KEMEROSOTAN nilai demokrasi di negara kita ini makin hari makin menjadi-jadi. Bagai kanker ganas yang menggerogoti seluruh tubuh bangsa, kemerosotan nilai Demokrasi terus menjangkiti seluruh lapisan masyarakat. Elit menjadi berpolitik tanpa adab, ngamukan, dan menjadi pembenci. Politik tanpa adab, politik tanpa
...

4 Tahun Jokowi Berkuasa: Masih Gagal di Bidang Pemberantasan Korupsi | 2018-10-29 14:45:38

Oleh: Muchtar Effendi Harahap

PEMBERANTASAN KORUPSI, satu urusan pemerintahan harus dikerjakan Presiden Jokowi. Saat kampanye Pilpres 2014, Capres Jokowi secara lisan berjanji, akan terbitkan Perpres Pemberantasan Korupsi (hhtp://news.detik.com/pemilu2014/read/). Janji ini masih diingkari.

Selanjutnya, Jokowi berjanji akan berbicara terkait
...

Jokowier, Pedagang Pengaruh, Machiavelian, Rasialis dan Islamophobia | 2018-10-22 19:01:42

Oleh: Natalius Pigai

PEMERINTAHAN KEPEMIMPINAN Presiden Jokowi dan Jusuf Kalah sudah berlangsung 4 tahun lamanya. Apa yang dilakukan oleh pemerintah selama ini sudah dinilai secara paripurna, oposisi bertahan pada kritikan-kritikan yang tajam dan menohok, sementara partisan defensif. Karena itu tahun yang keempat ini tulisan ini difokuskan untuk
...

Mengangkat Analogi 'Game of Thrones', Pidato Jokowi Menunjukkan Gagal Paham | 2018-10-15 13:17:35

Oleh: Natalius Pigai

PIDATO JOKOWI menunjukkan gagal paham, Uruguay Round 1994 bahwa Kita kompetisi melalui mekanisme bukan Perang, seperti Game Of Throne: "Dunia mengalami pergeseran paradigma dari perang ke kompetitif dan kini Resiprokal'.

Tulisan berikut ini original, ilmiah dan disajikan dengan bahasa populer agar kita mengerti bagaimana
...

Pemimpin Ambisius Selalu Kobarkan Perang | 2018-10-11 19:05:56

Oleh: Natalius Pigai

DALAM ILMU Polemologi mengajarkan kita Perang untuk damai dan Damai juga bisa capai melalui perang. Ahli polemologi Finlandia Jhon Galtung memberi batasan yang jelas bahwa jika terjadi perang, maka ada Karena kesenjangan antara realitas dan idealisasi.

Lantas, bagaimana jika perang tersebut dikobarkan oleh orang yang berk
...

Ichsanuddin Noorsy: Patahnya Jurus Ampuh | 2018-10-06 05:48:36

Oleh: Dr Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi

DALAM DISKUSI tentang RAPBN 2019 di Media Centre DPR-RI di hadapan puluhan wartawan berbagai media elektronik dan cetak, pada 25 September 2018 saya menyampaikan nilai tukar rupiah akan tembus di atas Rp15.000 per USD1.

Kajian ini sebenarnya mengulang ungkapan tiga tahun lalu dan sekitar enam bulan
...

Mereka Merasa Memetik Buah yang Sudah Ranum? | 2018-10-06 05:51:12

Oleh: Muslim Arbi

DANGKAL; DANGKAL; Dan dangkal sekali main nye

Setidaknya itulah aroma yang terendus dari kasus "kebohongan" dan Sandiwara kata: Ahmad Dhani yang menyebut nya: Kak Ratna. Sebagian menyebut nya RS. Saya pikir RS adalah Bang Ridwan Saidi. Bukan. RS ini Ratna Sarumpaet. Wanita Pelawan yang tidak muda lagi. Sudah 70 tahun usiany
...

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Teror 'Biadab' di Tangan Pemerintahan Sipil Produk Demokrasi | 2018-10-03 04:24:34

Oleh: Haris Rusly Moti

RATNA SARUMPAET, saya biasa panggil Kak Ratna. Ratna sudah punya punya cucu. Kadang saya sering mengejeknya dengan panggilan "Nenek Cantik", karena usia Ratna yang telah memasuki 70-an tahun.

Terakhir kali saya bertemu Ratna di saat konferensi pers menentang kebijakan pemerintahan Joko Widodo, yang ketika itu menghentik
...

Implementasi Ilmu Forensik dalam Proses Penegakan Hukum | 2018-09-24 21:14:55

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Maraknya berbagai kejadian yang terkait dengan tindak pidana di tengah masyarakat yang sangat bervariatif, membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan lain yang terkait untuk membuktikan dan menemukan siapa pelaku dari tindak kejahatan tersebut. Mengingat dalam proses penyelidikan yang merupakan bagian dari proses penegakan h
...



Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Kebakaran Hutan California: Jumlah Orang Hilang Melonjak Menjadi 631 Jiwa
HNW: Kedaulatan Rakyat Bukan Sekedar Jargon


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]