Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Seni
Zulkifli Hasan Apresiasi Project Bhinneka Mengangkat Talenta dan Karya Anak Muda
2018-07-21 04:34:54

Bangga menjadi bagian dari inisiatif anak-anak muda dalam menjaga keberagaman melalui Project Bhinneka. Apapun suku, agama dan latar belakang kita, kita adalah saudara.(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dua anak muda Indonesia, Rafi Haikal (20 tahun) dan Valerie Thomas (19 tahun) membuat Project Bhinneka sebagai wadah kreativitas bagi generasi muda yang memiliki talenta dan karya seni. Keduanya memperkenalkan Project Bhinneka di Lobby Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7). Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri Project Bhinneka ini.

Dalam acara ini, Ketua MPR ikut naik ke panggung mengiringi VMAST yang menyanyikan lagu "Sempurna" diiringi musik gamelan. Zulkifli Hasan mengiringi dengan menabuh Tifa. Selain itu juga ada penampilan Michele Layanto, Junki Munki dan J Valentine.

Ketua MPR mengapresiasi Project Bhinneka ini. "Saya mengapresiasi Haikal dan Valerie, dua anak muda kita, dan juga teman-temannya. Meski background dan latarbelakang agama, dan suku yang beragam, mereka tidak ada persoalan. Mereka kompak," kata Zulkifli Hasan.

"Tidak ada soal latar belakang, agama, dan sebagainya. Mereka adalah anak muda Indonesia. Anak-anak muda Merah Putih. Yang penting bagi mereka adalah karya apa bisa disumbangkan untuk Indonesia," sambungnya.

Zulkifli Hasan mengucapkan terima kasih pada Project Bhinneka yang mengangkat karya dan talenta anak muda Indonesia. "Banyak sekali anak-anak muda Indonesia yang memiliki karya dan talenta namun kurang diekspose dan dipromosikan, dan tidak ada yang memfasilitasi sehingga karya dan talenta yang luar biasa itu tidak optimal," katanya.

Dengan Project Bhinneka ini, Zulkifli berharap bisa mengangkat karya dan talenta anak muda Indonesia. "Sehingga anak-anak muda dari daerah bisa dikenal secara nasional, dan dari tingkat nasional menjadi internasional," harapnya.

Zulkifli juga menyebut kegiatan dan program anak-anak muda ini bisa menjadi contoh bagi orang tua terutama para politisi. "Lihatlah bapak-bapak para politisi, anak-anak muda kita beragam tapi kompak sekali. Warna kulit agak beda-beda. Tidak ada soal buat mereka. Tidak ada pertengkaran. Tapi pertengkaran adu karya, adu prestasi. Karena itu mari kita yang tua-tua ini, para politisi, jangan cemari udara kita dari rasa kebencian, yang akan membuat dada kita sesak, sumuk dan tidak produktif," katanya.

Haikal menjelaskan bahwa Project Bhinneka ini berawal ketika belajar di luar (negeri). "Sulit menceritakan dan memperkenalkan budaya dan karya kita. Karena itu kami membuat Project Bhinneka untuk memudahkan anak muda yang punya talenta. Anak muda Indonesia yang kreatif kami berikan wadah untuk mengekspresikan talenta mereka melalui Project Bhinneka".

Haikal melihat anak-anak muda Indonesia penuh talenta. "Dengan usia yang masih mudah seharusnya lebih produktif bekerja dan berkarya," ujarnya.

Valerie Thomas menambahkan Project Bhinneka ini melestarikan budaya agar semua seniman di Indonesia maupun di luar mengetahui bahwa Indonesia sangat spesial. "Apalagi kami yang bersekolah di luar negeri, mereka tidak mengetahui Indonesia. Kita memberi pesan kepada anak muda Indonesia untuk tidak berhenti berkarya. Gunakan energi kita dengan hal-hal yang positif," ujarnya.(MPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Seni
Festival Budaya Saman Dimulai Hari Ini Hingga 24 November 2018
Melukis di Atas Media Kipas: Agar Anak-anak Paham Perdamaian dan Persahabatan
Museum Basoeki Abdullah akan Gelar Pameran Lukisan dari 19 Perupa
Zulkifli Hasan Apresiasi Project Bhinneka Mengangkat Talenta dan Karya Anak Muda
DKJ Gelar Pameran Seni Wani Ditata Project di TIM
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU
Kejari Barito Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Jembatan MTU - Bengkuang
Badan Publik Wajib Berikan Informasi Kepada Masyarakat
5 Hal yang Kamu Dapatkan Saat Memesan Makanan di Restorasi Kereta Api
UU Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Perlu Direvisi
Polri Raih Penghargaan Predikat WBK dan WBBM 2018
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan
Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB
Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong
E-KTP Diperjual Belikan, Mardani: Ini Kejadian Luar Biasa
Ketum PPAD Kiki Syahnakri Sebut Aksi Penembakan di Nduga Papua Melebihi Terorisme
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]