Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pengacara
Wow, 9 Tahun Mengabdi Sang Pengacara Tidak Pernah Dibayar Upah
Saturday 08 Dec 2012 14:09:07

Korban kesewenangan Gagahrani, Siprianus (S. Bang Liwun).(Foto: BeritaHUKUM,com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kasus ketidakadilan perusahaan terhadap pekerja kembali terjadi di kota tepian Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim), hal ini terjadi dan menimpa seorang Pengacara yang sudah sekitar 9 tahun bekerja pada PT Trio Dharma Samarindo Bahagia milik Drs Gagahrani, SH, MM.

Menurut S. Bang Liwun, korban kesewenangan Gagahrani bos perusahaan yang bergerak dibidang Farmasi perdagangan alat-alat Kesehatan dan laboratorium mengatakan kepada pewarta BeritaHUKUM.com Sabtu (8/12) bahwa, dirinya sudah bekerja pada perusahaan tersebut sejak tahun 2000 hingga tahun 2009 atau kurang lebih 9 tahun tidak pernah dibayarkan hak atau jasanya, ujar Siprianus panggilan akrabnya S. Bang Liwun.

"Saya bekerja dengan dia (Gahgarani) kurang lebih 9 tahun, tetapi tidak pernah dibayarkan jasa saya, padahal diri saya juga terdaftar dalam akta pendirian perusahaan sebagai Menejer Pemasaran," jelas Siprianus.

Siprianus juga menambahkan bahwa, menuntut perusahaan milik Gagahrani tersebut agar bisa membayar hak atas jasanya yang sudah mengabdi selama kurun waktu 9 tahun dari 2000-2009 tersebut, karena hal ini akan berdampak buruk melakukan gugatan secara hukum karena merupakan haknya, terang Siprianus.

Demikian juga menuntut agar namanya yang terdaftar sebagai badak pengurus perusahaan juga harus dikeluarkan.

"Saya juga menuntut agar nama saya yang terdaftar sebagai Menejer Pemasaran pada akta notaris perusahaan juga segera harus dikeluarkan," tegas Siprianus.

Komisaris PT Trio Dharma Samarindo Bahagia Samarinda, Drs. Gagahrani, SH, MM ketika ditemui pewarta di depan kantornya beberapa waktu yang dengan penuh emosi mengatakan, "kenapa dia (Bang Liwun) tidak ketemu saya untuk dibicarakan," tegas Gagahrani.(bhc/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Pengacara
Advokat Sujiono Kembali Raih Penghargaan Outstanding Lawyer And Trusted Law Office
Pengacara Sujiono Masuk Daftar 50 Pengacara Terbaik di Indonesia
KPU Ingatkan Yusril Tak Boleh Bertugas sebagai Pengacara Jika Berstatus Caleg
Wow, 9 Tahun Mengabdi Sang Pengacara Tidak Pernah Dibayar Upah
Pengacara Gugat Ibu Kandung di PN Medan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Jaksa Agung Serahkan Aset Rampasan Terpidana Korupsi Adrian Waworuntu ke Kejati NTT
DPR: Rencana Pemindahan Ibukota Ancam Kedaulatan Nasional
Gerakan Bela Korban Pinjaman Online Demo di Depan KPK: Stop Rentenir Online!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]