Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI Nilai Pidato Presiden Tidak Sesuai Realita
2017-08-17 06:38:17

JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai pidato yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI belum sesuai dengan realitas yang ada. Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan seusai pidato kenegaraan Presiden RI di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

"Secara keseluruhan pidato yang disampaikan presiden dalam Sidang Bersama DPR dengan DPD RI tadi normatif. Dalam bidang ekonomi dikatakan angka kemiskinan turun, indeks pembangunan manusia naik. Tapi kenyataannya di masyarakat tidak demikian. Masyarakat semua merasa hidup semakin menderita, semakin susah, dan menurut saya presiden harus memeriksa kenyataan tersebut di masyarakat. Jangan hanya dari angka-angka. Angka-angka bisa menipu," ungkap Fadli Zon.

Dilanjutkan politisi dari Fraksi Partai Gerinda ini, presiden harus melihat langsung kenyataan di masyarakat, jangan hanya dari angka-angka yang disampaikan oleh bawahannya. Angka-angka bisa menipu. Pasalnya ia melihat kenyataan di masyarakat berbeda dari apa yang disampaikan presiden. Misalnya harga listrik yang naik, daya beli masyarakat yang berkurang.

"Angka-angka yang disampaikan Pak Jokowi tadi mungkin bukan berasal dari presiden sendiri, melainkan dari bawahannya. Saya kira angka-angka itu harus diperiksa, kenyataan tidak menyatakan bahwa rakyat kita semakin sejahtera, semakin mudah hidupnya, pekerjaan semakin mudah didapatkan," papar Fadli.(Ayu/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Fadli Zon
Fadli Zon Nilai KSP Sebaiknya Dibubarkan
Fadli Zon Ingatkan Gagasan dan Cita-cita Pendiri Bangsa
Predikat Menteri Terbaik Dunia Belum Menjadi Kebanggaan Rakyat
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Berpihak Pada Rakyat'
Kemerdekaan Diperjuangkan Pahlawan Jangan Diserahkan Kembali Kepada Asing
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Visa Temukan Fakta-Fakta Baru Perilaku Orang Indonesia dalam Pembayaran
Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Komisi VIII: Rekomendasi 200 Mubalig Seharusnya Dihentikan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]