Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Narkoba
Vonis 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Milyar untuk Trisona Putra Pemilik 499,4 Gram Sabu
2019-10-18 10:11:54

Suasana Sidang Pembacaan Vonis dengan Terdakwa Trisona Putra Rabu (16/10).(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Ketua Majelis Hakim Hasrawati Yunus dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda pada, Rabu (16/10) dalam sidang kasus narkotika dengan terdakwa Trisona Putra alias Sona, dengan vonis selama 12 tahun penjara.

Vonis 12 tahun penjara untuk terdakwa Trisona Putra oleh Ketua Majelis Hakim Hasrawati Yunus didampingi Deky Felix Wagiju, SH dan Parmatoni, SH tersebut lebih ringan 6 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsul dari Kejaksaan Negeri Samarinda.

Sementara, pada sidang sebelumnya JPU Samsul dalam tuntutan mengatakan bahwa, terdakwa Trisona Putra dengan tuntutan selama 15 tahun penjara.

Menyatakan bahwa terdakwa yang telah tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli,menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukarkan atau menyerahkan narkotika Golongan 1 berupa 10 bungkus sabu seberat 499, 43 gram bruto atau 470, 83 gram netto tanpa ada izin dari pihak yang berwenang, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Selain divonis 12 tahun penjara, terdakwa Trisona Putra juga diputus Subsider 6 bulan penjara dengan denda Rp 1 milyar.

Untuk diketahui bahwa terdakwa Trisono Putra alias zona bin Isnandar pada tanggal 27 Maret 2019 sekitar pukul 19 Wita bertempat di Jalan Simpang Tiga Kebun Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjual atau menjadi perantara dalam jual beli, menukarkan atau menyerahkan, narkotika Golongan 1 dilakukan terdakwa.

Dalam dakwaan dinyatakan berawal ketika terdakwa sedang minum es sendiri terdakwa didatangi oleh saudara Selamet alias Gareng dan menawarkan kepada terdakwa untuk mengambil sabu yang akan diberikan kepada Sdr Sipir Lapas Bayur yang bernama Ramdani dan akan diberi upah senilai Rp 4.000.000,-

Oleh Slamet alias Gareng, terdakwa diberi pesan bahwa sabu yang dimaksud ditaruh di depan warung Tahu Sumedang, tepatnya di Jalan Apt Pranoto kelurahan Lempake kecamatan Samarinda Utara yang ditutup karung warna putih dan dibungkus plastik warna hitam, sebut JPU dalam dakwaannya.

Setelah terdakwa berhasil mengambil barang haram tersebut dengan sepeda motornya dan sampai di jalan Simpan Tiga Kebun Agung, tiba-tiba datang seorang laki-laki memakai baju preman yang belakangan ini ketahui adalah anggota kepolisian sedang berkendara motor dan menghampiri terdakwa dari arah kanan terdakwa dan menendang menendang ke arah stang motor.

Terdakwa terkejut dan spontan loncat dan mencoba untuk melarikan diri, namun sekitar jarak 10 meter terdakwa terjatuh dan akhirnya terdakwa diamanksn anggota Satreskoba Polres Samarinda.

Terdakwa dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 buah plastik berwarna hitam yang bergantung di bagian depan motor yang berisikan 10 bungkus makanan-makanan ringan merk yang berisi narkoba, narkotika jenis sabu seberat 499,3 gram.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Seminggu Reskoba Polres Kukar Amankan 6 Pelaku Kejahatan Narkoba
 
Dawiyah Zaida Kecewa Suami di Hukum 5 Tahun Tersangkut Perkara Narkotika
 
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
 
Polisi Ungkap Peredaran Tembakau Gorila dan Cairan Vape Berbahan Narkotika Hasil Industri Rumahan
 
Operasi Halilintar 2020 Sinergi Polri dan Bea Cukai Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Banggar DPR Kecewa Pemerintah Indonesia Alihkan Dana Covid-19 untuk Bayar Utang
Komisi VII - Dubes Uni Eropa Bahas 'Renewable Energy'
Bernuansa Politis, 16 Juli Ini KSBSI Tidak Akan Demonstrasi
Nah! Ashari Taniwan Diduga Dalang Utama Import Besi Siku Berlabel SNI Palsu
Kasus Belum Inkrah, Masinton Pasaribu: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar: Polisi Harus Responsif atas Laporan Santri terhadap Denny Siregar, Jangan Diskriminatif
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Banggar DPR Kecewa Pemerintah Indonesia Alihkan Dana Covid-19 untuk Bayar Utang
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]