Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gunung Api
Update Kelud: 4 Tewas dan 56.089 Jiwa Menungsi dari Erupsi Gunung Kelud
Saturday 15 Feb 2014 20:54:49

Dampak Meletus Gunung Kelud.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Di media massa banyak diberitakan jumlah korban tewas erupsi G. Kelud ada 7 orang. Setelah dicek ulang ke Kec. Ngantang Kab Malang dan bertemu dengan Kepala Desa, BPBD dan TNI di lapangan dilaporkan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ada beberapa korban yang dihitung 2 kali dengan nama sebutan yang berbeda.

Hingga saat ini jumlah korban erupsi G. Kelud ada 4 orang tewas, 56.089 jiwa mengungsi, dan tidak ada yang hilang. 4 koran tewas adalah: 1) Pontini atau dipanggil Mbok Nya (60, P) warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kec Ngantang, Kab Malang karena sesak nafas akibat abu vulkanik. 2) Sahiri atau dipanggil Sair (70, L) warga Dusun Ngutut, Desa Pandasari, Kec Ngantang, Kab Malang karena tertimpa tembok saat menunggu kendaraan evakuasi. 3) Sanusi (80, L) warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kec Ngantang, Kab Malang karena sesak nafas saat berlindung di bawah meja. 4) Sutinah (97, P) Dusun Ngadirejo, Desa Sumberagung, Kec. Ngantang, Kab. Malang , meninggal karena sesak nafas Keempat korban tinggal di desa yang berada di radius 7 km dari puncak kawah G. Kelud. Tebal abu di lokasi korban 20 cm. Daerah Kec Ngantang, Kab Malang adl salah satu daerah yang parah terkena dampak erupsi.

Selain abu tebal juga terkena lontaran batu diameter 5-8 cm. Atap-atap rumah tertimpa pasir sehingga beberapa rumah, sekolah, toko dan lainnya roboh. Pengungsi hingga Sabtu (15/2) 15.00 Wib 56.089 jiwa di 89 titik, terdiri dari . -Kab.Kediri 10.895 jiwa di 38 titik, -Kota Batu 11.084 jiwa di 26 titik, -Kab.Blitar 8.193 jiwa di 3 titik. -Kab.Malang 25.150 jiwa di 17 titik, -Kab.Jombang 767 jiwa di 5 titik. Aktivitas G. Kelud menunjukkan penurunan. Hanya tremor menerus dengan intensitas sedang. Status Awas, dan radius 10 km harus dikosongkan. Saat ini masih ada warga yang belum mengungsi sehingga aparat dan relawan masih banyak melakukan evakuasi. Demikian rilis pers Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB di Jakarta, Sabtu (15/2) pulu 18.07 Wib.(BNPB/bhc/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Gunung Api
Status Gunung Anak Krakatau Dinaikan Siaga (Level III), Radius Berbahaya Diperluas Menjadi 5 KM
Gunung Soputan di Sulawesi Utara Meletus, Tinggi Kolom Abu Vulkanik Hingga 4 KM
Gunung Berapi Kilauea di Hawaii Meletus, 1.700 Warga Mengungsi
Ini Hoax, Kepala BNPB: Gunung Agung Belum Meletus, Bali Masih Aman
200 Tahun Letusan G Tambora
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Aris Idol Ditangkap Lagi Nyabu di Apartemen dengan 4 Temannya
Forum Komunikasi Pemegang Polis Bancassurance Jiwasraya Minta Presiden Jokowi Turun Tangan Soal Tunggakan
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Polres Jakarta Utara Musnahkan Barang Bukti Narkotika Shabu Seberat 11 Kg
Tasyakur Milad Ke-30 LPPOM MUI, Tingkatkan Pelayanan dengan Aplikasi Digital
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
JAKI: 'Kaukus Korban HAM Kriminalisasi Rezim Jokowi' Bakal Ke Mahkamah Internasional
Polsek Kembangan Jakbar Menangkap 3 Orang Pengedar Narkoba di Lingkungan Sekolah
TNI AU Daratkan Paksa Pesawat Asing B-777 ET-AVN
Pernyataan Kontroversial Mendag Kembali Dikritik Legislator terkait Garam dan Gula
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]