Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Perdata    
 
Kasus Allianz Life
Tim Kuasa Hukum Terdakwa Alvin Lim akan Laporkan Majelis Hakim ke Komnas HAM, KY dan MA
2018-11-30 17:02:47

im Kuasa Hukum terdakwa Alvin Lim saat memberikan keterangan kepada wartawan usai persidangan di PN Jakarta Selatan. (Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim kuasa hukum terdakwa Alvin Lim berencana akan melaporkan kepada tiga lembaga negara, yakni Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung.

Hal itu dikatakan kuasa hukum terdakwa, Syamsul Bahri Rajam saat dijumpai rekan media seusai melakukan aksi 'walk out' dalam persidangan kliennya dengan agenda pemeriksaan saksi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta, Selasa (27/11) kemarin.

Upaya tim kuasa hukum terdakwa tersebut, didasarkan atas dugaan adanya unsur pemaksaan kehendak majelis hakim terhadap kliennya yang sedang sakit untuk hadir dalam persidangan lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi. Padahal kuasa hukum Syamsul Bahri Rajam sebelumnya telah meminta kepada majelis hakim untuk menunda persidangan tersebut. Namun hakim tetap memaksakan sidang untuk digelar.

Diketahui saat berlangsungnya sidang ke-11 itu, suasana persidangan diwarnai dengan terjatuhnya terdakwa Alvin di tengah sidang akibat sakit yang dideritanya.

Alvin diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan penyakit gula. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit akibat pingsan setelah terjatuh di tengah persidangan.

“Kami menilai ini pemaksaan karena klien kami sedang sakit. Itu sebabnya kami walk out karena proses ini keliru menurut tim kuasa hukum,” katanya.

Sebelumnya tim kuasa hukum telah memberikan laporan kesehatan terdakwa Alvin Lim dari rumah sakit swasta yang menjadi tempat dia rutin medical check up. Pemeriksaan itu menggunakan biaya dari asuransi pribadi Alvin karena diketahui biaya pemeriksaannya cukup mahal.

Terjadinya kejadian ini, kata kuasa hukum, dirasa telah menciderai hak terdakwa.

Kasus pidana yang sudah dalam tahap agenda pemeriksaan saksi ini, terkait kasus laporan asuransi Allianz. Pihak Allianz menolak pencairan klaim asuransi terhadap terdakwa Alvin Lim yang sudah menjadi nasabahnya sejak September 2016.(bh/amp)

Share : |

 
Berita Terkait Kasus Allianz Life
Tim Kuasa Hukum Terdakwa Alvin Lim akan Laporkan Majelis Hakim ke Komnas HAM, KY dan MA
Kasus Pemalsuan Dokumen Klaim Asuransi Allianz Life Terus Diproses, Polisi Tahan 3 Tersangka
Asuransi Alliaz Life Menduga 4 Nasabah dan 1 Pengacara Jadi Tersangka karena Motif Ekonomi
Asuransi Allianz Life Indonesia Apresasi Polisi Tetapkan 5 Nasabah Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Nasabah PT Allianz Life terkait Pemalsuan Dokumen Klaim
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Didampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Riau
Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
Senat AS: Hentikan Dukungan Amerika pada Arab Saudi dalam Perang di Yaman
Maduro Tuduh AS Ingin Membunuhnya dan Gulingkan Pemerintah Venezuela
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi
Diskusi LPI: Praktik Poligami Banyak Rugikan Kaum Perempuan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
Fahri Hamzah Dukung Pansus Tercecernya KTP-el
SAPDA5 Laporkan Hasto ke Bawaslu RI, Diduga Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Lakukan Black Campaign
Inilah 3 Orang DPO Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]