Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Cyber Crime
Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Kasus Email Fraud
2018-10-05 16:02:35

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni (tengah) saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jumat (5/10).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Unit III Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber menangkap empat tersangka PCN, TY, AK dan TH terkait kasus tindak pidana Email Fraud, mereka ditangkap di wilayah Jakarta.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni menerangkan modus tersangka membuat email palsu terkait pengalihan transaksi keuangan.

"PCN warga negara Nigeria membuat email palsu yang seharusnya dikirim ke rekening korban, dialihkan atas permintaan tersangka ke rekening penampung," ujar Dani di Bareskrim Polri, Jumat (5/10).

Hasil proses identifikasi, polisi mencari identitas pelaku. Tersangka ada yang ditangkap di daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, serta satu tersangka ditangkap di Bandara Soekarno Hatta.

"Peran tersangka berbeda-beda, ada yang membuat email palsu dan ada yang membuat akte pendirian PT. Pasific Market Linkes," ungkapnya.

Sementara otak pelaku kejahatan Email Fraud tersangka Frank Uba warga negara Nigeria masih berada di luar negeri dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka dikenakan pasal penipuan pasal 378 KUHP dan atau pasal 82, pasal 85 UU No.3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 46 ayat (1,2,3) jo pasal 30 ayat (1,2,3) jo pasal 51 ayat (1 dan 2) jo pasal 35 jo pasal 36 UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 tahun 2008 tentang ITE atau pasal 3, pasal 5 dan pasal 10 UU No.8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun.(bs/KPK/bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Cyber Crime
Tim Siber Polri Ungkap Pelaku Kecurangan Menggunakan Voucher Cashback Promo Bukalapak
Cyber Crime Bareskrim Polri Menangkap 4 Pelaku Defacing Situs Pemerintah Maupun Swasta
Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Kasus Email Fraud
Ditreskrimsus Meringkus Pelaku Petugas Call Center BRI Gadungan
Tim Cyber Crime Polda Menemukan Puluhan Akun Diduga Black Champaign
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengamat: Rusuh 22 Mei Diharapkan Jadi Momen Perubahan Budaya Politik
Ini Tanggapan Presidium Alumni 212 Soal People Power dan Rusuh di Bawaslu
Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog
AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
Brexit: PM Inggris Theresa May akan Mundur karena Tak Mampu Bawa Inggris Keluar dari Uni Eropa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]