Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Gorontalo
Tim Alap-Alap Polres Gorontalo Kota Bekuk Pelaku Penembakan Panah Wayer di Jalan Bali
2019-11-07 05:46:05

Korban yang terkena panah Wayer (kiri) dan Pelaku (kanan) Penembakan Panah Wayer.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Terkait dengan kejadian penembakan panah wayer di jalan Bali Kelurahan Paguyaman Kecamatan Kota Tengah, Tim Alap-Alap Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota tidak membutuhkan waktu lama mengungkap kasus penembakan tersebut, pasalnya sore tadi, Rabu (6/11). Tim Alap-alap berhasil mengamankan pelaku penembakan. Identitas dari pelaku yakni LK. NG alias Iman, warga desa Ayula Selatan Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Gorontalo.

Dari hasil introgasi yang dilakukan oleh tim alap alap terhadap yang bersangkutan dimana pelaku menjelaskan pada mulanya pelaku dan Lk Yayan berangkat menggunakan sepeda motor mio M3 yang di kendarai oleh Lk yayan menuju kota Gorontalo dengan maksud untuk mencari anggota pasukan Genk ABANG.

Sesampainya di Kota Gorontalo, mereka langsung menuju ke Terminal 42 Kota Gorontalo untuk mencari anggota pasukan Genk ABANK tersebut, namun mereka tidak menemukaanya.

Kemudian pada saat yang bersangkutan dan Lk Yayan hendak dalam perjalanan pulang ke Desa Ayula Kabupaten Bone Bolango, tiba-tiba tepat di perempatan lampu merah SMK 1 Kota Gorontalo mereka bertemu dengan anggota pasukan Genk ABANG yang saat itu sedang mengendarai 2 sepeda motor, masing-masing 1 motor berboncengan 2 dan 1 motornya lagi sedang berboncengan 3, sehingga saat itu juga pelaku dan Lk Yayan membuntuti kedua sepeda motor tersebut.

Pada saat pelaku dan Lk Yayan mengikuti kedua motor tersebut sampai ke Jalan Bali, mereka mendapati salah satu motor yang berboncegan 3 tersebut berhenti di pinggir jalan, kemudian dari atas motor pelaku langsung mengeluarkan busur panah yang tersimpan dalam kantong jaketnya, kemudian menembakkan/melontarkannya ke arah sepeda motor tersebut. Melihat busur panah tersebut mengena ke sasarannya, mereka langsung bergegas untuk melarikan diri untuk meninggalkan tempat kejadian.

Adapun maksud mereka melakukan perbutan tersebut di karenakan mereka merasa tersinggung oleh salah seorang anggota Genk Pasukan ABANG yang mengatakan bahwa pasukan Gank MALARIA hanyalah pasukan pencuri ayam, sehingga merasa sakit hati atas perkataan tersebut.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh Tim Alap-Alap Satreskrim Res Gorontalo kota, ternyata juga merupakan pelaku tunggal penembakan yang menggunakan panah wayer di jalan Duku, pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019 sekitar jam 01.00 wita, dimana saat itu ia berniat untuk membalaskan dendam dari salah seorang rekannya yang tertembak oleh busur panah wayer.

Adapun yang bersangkutan pernah di hukum dalam perkara penganiayaan dengan menggunakan panah wayer dan mendapatkan putusan pengadilan selama 1 tahun 6 bulan.

Saat ini Tim Alap-Alap masih terus melakukan pengembangan terhadap para pelaku lainnya yamg meresahkan masyarakat Provinsi Gorontalo.(bh/ra)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
Tim Alap-Alap Polres Gorontalo Kota Bekuk Pelaku Penembakan Panah Wayer di Jalan Bali
 
Bupati Nelson Beri Ucapan Selamat kepada Suharso Monoarfa
 
Dedy Hamzah: Presiden BEM Harusnya Memiliki Gedung dan Fasilitas Sendiri
 
Dinas PU Kabgor Luncurkan Aplikasi 'SIDAK'
 
Hengki Maliki Minta Kejaksaan Tinggi Usut Dugaan Postbidding Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Komisi II DPRD Kaltim Konslutasi ke Kementrian ESDM
Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL
First Travel: Aset-aset Dirampas Negara, Pengacara Korban: 'Ini Uang Jamaah, Kok Jadi Tidak Ada Solusi?'
Palestina Kecam AS Soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman Keamanan dengan Terapkan 'Hukum Rimba'
Fahri Hamzah: Pilkada Langsung Cukup di Tingkat II
Pasal 7 UUD 1945 Diusulkan Juga Diamandemen, Ini Alasan Suhendra Hadikuntono Agar Jokowi 3 Periode
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?
Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]