Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pledoi    
 
Qanun Aceh
Tgk Ni: Bendera Aceh Seharusnya Sudah Berkibar di Seluruh Aceh
Friday 05 Dec 2014 03:53:32

Ketua Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) wilayah Pase Tgk Zulkarnaini (Tgk. Ni).(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Pemerintah pusat sampai hari ini masih belum merestui Qanun nomor 3 tahun 2013 tentang bendera dan lambang, Ketua Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) wilayah Pase Tgk Zulkarnaini sangat menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan mengulur-ngulur pengesahan bendera Aceh.

“Seharusnya, pada hari ini bendera Aceh sudah dapat berkibar di seluruh Aceh,” tegas Tgk Ni, sapaan karibnya saat berziarah di Makam Syuhada Almarhum Ahmad Kandang, di Gampong Leuhong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (4/11) siang.

Padahal, sambungnya lagi, persoalan bendera Aceh seharusnya tidak perlu dibahas-bahas lagi karena sudah lama disahkan oleh pemerintah Aceh dan DPRA. Namun mengapa di hari jadi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang usianya sudah menginjak 38 tahun ini persoalan bendera Aceh masih belum selesai.

"Hari ini tepat Milad GAM yang ke 38 seharusnya sudah berkibar di seluruh Aceh, tapi karena kami mentaati perintah pimpinan sehingga tidak kami kibarkan," ucapnya lagi.

Hari ini, 4 Desember 2014, jajaran Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA-PA) wilayah Pase menggelar do'a dan zikir bersama dalam rangka memperingati hari jadi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ke 38.

Pantauan BeritaHUKUM.com, Milad GAM diperingati di 10 titik dalam kabupaten Aceh Utara diantaranya di Masjid Baiturrahmah, Jl. Simpang Rangkaya-Bayi, Kecamatan Tanah Luas, dan Cot Plieng, Tanah Jambo Aye dan beberapa tempat lainnya.

Di Masjid Baiturrahmah, peringatan Milad GAM berlangsung khidmat dan diisi dengan penyerahan santunan kepada ratusan anak yatim. Serta berziarah di makam-makam para syuhada.

Sementara di Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Milad GAM juga dirayakan dengan doa dan zikir serta pemnyerahan santunan kepada anak yatim. Bedanya, di Tanah Jambo Aye Milad GAM ke 38 diiringi dengan pengibaran bendera bintang bulan.(bhc/sul)

Share : |

 
Berita Terkait Qanun Aceh
RTRW Aceh Hadirkan Saksi Fakta Dalam sidang Lanjutan Gugatan Qanun
Tgk Ni: Bendera Aceh Seharusnya Sudah Berkibar di Seluruh Aceh
Kembali TNI dan Polri Diminta Turunkan Bendera Aceh Mirip Bendera GAM
Masa Tenang Qanun Bendera Aceh Diperpanjang, Masyarakat Diminta Bersabar
Qanun WN, KKR Lebih Penting, Kata K2HAU
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
KPK Salah Jalan
DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU MD3
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Festival Budaya Bahari Internasional Bakal Digelar di Pulau Tidung
Gubernur Anies Gowes Sepeda Temui Anak Yatim di Ancol
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Wakil Ketua DPR: UU Otsus Papua Perlu Direvisi
DPR RI Pilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK Baru Periode 2019-2023
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang
Tenaga Kerja Asing (TKA) Semakin Dipermudah, Masa Depan Rakyat Indonesia Semakin Suram
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]