Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
NASA
Terobosan Baru, NASA Gandeng UBER Siap Sediakan Taksi Terbang Online
2017-11-10 05:21:07

JAKARTA, Berita HUKUM - Uber telah mengumumkan kemitraan dengan NASA dalam usaha mereka untuk membawa perusahaan yang siap menyediakan taksi terbang.

Dilansir dari mirror.co.uk pada Kamis (9/11), NASA telah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan aplikasi taksi online, Uber pada, Rabu (8/11).

Kerjasama tersebut berupa penyediaan aplikasi untuk taksi terbang.

Rencananya, aplikasi tersebut akan sama dengan bentuk aplikasi yang digunakan Uber sekarang.

Diketahui bahwa aplikasi Uber saat ini hanya menyediakan mobil sebagai sarana transportasinya.

Dalam sistemnya, setiap orang yang menggunakan jasa taksi ini bisa dijemput di mana saja selama lokasi tersebut masih dalam jangkauan layanan Uber

Namun, dalam taksi terbang online penumpang yang memesan harus menuju lokasi yang telah ditentukan Uber.


Percobaan taksi terbang

Percobaan taksi terbang (Uber)

Pesawat yang dimanfaatkan sebagai taksi terbang, tidak bisa berhenti secara sembarangan.

Nantinya, beberapa lokasi penjemputan dan penurunan akan ditentukan oleh NASA.

Lokasi yang ditentukan tersebut harus berada di ketinggian cukup agar tidak mengganggu jalur darat.

Kepala bagian produk NASA, Jeff Holden mengatakan bahwa Uber akan memulai penerbangan pertama dengan menampung maksimal empat pelanggan dalam satu pesawat pada 2020.

Rencananya, lokasi pertama yang akan diuji coba layanan taksi terbang ini adalah Tiga kota, Dallas, LA dan Dubai.

Uji coba taksi terbang


Uji coba taksi terbang (Uber)

NASA merancang untuk membantu mengetahui bagaimana mobil akan berinteraksi dengan pesawat terbang lainnya seperti pesawat terbang, helikopter dan pesawat tak berawak.

Dalam kontraknya, taksi terbang ini diharapkan bisa menjangkau seluruh daerah, terutama daerah terpencil serta mengurangi kesibukan di bandara.

NASA memilih Uber sebagai partnernya karena perusahaan tersebut memiliki perkembangan yang pesat.

Dalam 10 tahun sejak pendiriannya, Uber telah menjangkau seluruh dunia.

Video Uber bermitra dengan NASA untuk taksi terbang:
(rt/TribunWow.com/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait NASA
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Komisi IX DPR Dalami Problem Defisit BPJS Kesehatan
Pemerintah Diingatkan untuk Tak Main-main dengan KTP-El
Panglima TNI: Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Program KUBE Butuh Penasihat Usaha
MKD DPR Tetap Akan Memproses Setya Novanto
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur
Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda
Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]