Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Ledakan
Tabung Gas Meledak Hancurkan KM Amelia, 1 Orang Meninggal dan 2 Hilang
2019-02-07 05:28:49

SAMARINDA, Berita HUKUM - Ledakan dengan guncangan yang cukup hebat yang diduga berasal dari tabung gas menghancurkan Kapal Motor (KM) Amelia yang bermuatan sembako, membuat warga di sekitar Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang, pada, Selasa (5/2) sekitar pukul 20.30 Wita geger dan berhamburan keluar rumah karena suara dan guncangan yang cukup keras tersebut.

Kejadian ledakan selain menghancurkam KM Amelia menjadi berkeping-keping tersebut hingga menyebabkan seorang diketahui bernama Ramadhan (40) meninggal dunia dan 2 orang diketahui bernama Arman (25) dan Jamaluddin (50) dinyatakan hilang, sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka-luka bakar yang dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu dan RS Hermina yakni bernama Muchtar (20), Ningsi (20) dan Alan (40).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan yang membawahi wilayah Kaltim-Kaltara, Gusti Anwar Mulyadi dalam keterangan Pers mengatakan, pemberitahuan adanya kejadian bencana menimpa KM Amelia dilaporkan Supiansyah, Squad orange Samarinda & Relawan Samarinda.

Dikatakan Gusti bahwa kronologis kejadiannya meledaknya KM Amelia adalah kapal pengangkut barang dari Samarinda ke wilayah Ulu Mahakam. Kapal bermuatan sembako tersebut diantaranya terdapat tabung gas LPG yang tiba-tiba mengalami ledakan pada saat posisi kapal motor tersebut sedang bersandar.

"Menurut keterangan anak buah kapal, pada saat melaksanakan kegiatan di kapal, yaitu menyalakan alkon namun tiba-tiba saja terjadi ledakan di antara tumpukan barang. Dalam kejadian itu jumlah korban terdampak ledakan berjumlah 6 orang, 1 orang selamat pada saat kejadian, 2 orang cedera kaki, 1 orang mengalami luka bakar 70 persen, dan 2 orang hilang," ujar Gusti.

Setelah menerima laporan, sekira pukul 22.00 Wita Unit Siaga SAR Samarinda turun ke lokasi kejadian terjadinya bencana dan melakukan pengaman lokasi, evakuasi korban selamat, dan pagi ini dilanjutkan dengan pencarian korban hilang.

Tim gabungan yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kelas A Balikpapan yang membawahi Wilayah Kaltim-Kaltara, sejak pukul 06.00 Wita, hari ini, Rabu (6/2) mulai melakukan pencarian terhadap Arman (25) dan Jamaluddin (50), dua korban hilang dalam peristiwa ledakan yang menghancurkan KM Amelia.

Kerusakan akibat ledakan yang diduga berasal dari tabung gas di KM Amelia juga merusak dermaga milik PT Sei Mahakam, juga menyebakan 2 kapal tenggelam, 2 bangunan mess rusak, dan uang milik korban bernama Alam senilai Rp 40 Juta hilang bersamaan hilangnya tas yang diduga tenggelam bersama bangkai kapal.

Sementara, Kepala Seksi Operasi, Octavianto di TKP pencarian korban pada, Rabu (6/2) mengatakan operasi sesuai dengan Renops yang telah dibuat dengan menggunakan Alut SAR Air sejauh 4 Nautical Miles dari LKP (Lokasi Kejadian Peristiwa) ke arah hilir.

"Ada 38 komponen yang terlibat dalam pencarian," ujarnya. Alat utama SAR yang digunakan dalam pencarian adalah truck personel, rubber boat, speed Boat, klotok, dan perahu.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Ledakan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang Akan Tuntut Balik Polda Jateng dan PT Katama Surya Bumi
Sambangi Komnas HAM, LKBHMI Minta Dalang Kerusuhan 21-22 Mei di Ungkap
Amien Rais: Seorang Muslim Tidak Boleh Berpikir Kalah di Dunia, Menang di Akhirat
Mahasiswa Hukum UBK Lakukan Penelitian di PPWI terkait UKW
Pukul Hakim di Persidangan, Tomy Winata Himbau DA Agar Patuh dan Taat Hukum
Pos Indonesia Tak Boleh Ditutup
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]