Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
TNI
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
2018-02-23 14:26:17

TNI anggota Kopassus Gadungan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Para wanita harus berhati-hati dalam memilih pria yang akan dijadikan tambatan hati. Jika terlalu ceroboh justru bisa menjadi korban penipuan seperti dialami wanita berusia 27 tahun ini.

Tim Intel Kodim 0505 Jakarta Timur berhasil menangkap seorang pria mantan Satpam yang mengaku sebagai anggota TNI dari satuan Kopassus.

Usut punya usut ternyata pria bernama Agus Priyanto (35), ini telah banyak melakukan tipu muslihat kepada Mai Dwiana, hingga gadis asal Banyumas, Jawa Tengah ini harus kehilangan uang sekitar Rp 3.5 juta.

Informasi yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com, kejadian berawal saat mereka berkenalan.

Korban tertarik karena pelaku mengaku sebagai anggota Kopassus.

Terpesona dengan kegagahan pelaku akhirnya dua sejoli ini pun berpacaran.

Selama berpacaran pelaku kerap menggunakan seragam TNI bahkan pelaku berjanji akan menikahinya pada April 2018 mendatang.

Berharap akan dinikahi korban pun terperdaya oleh bujuk rayunya pelaku.

Hingga pelaku meminta uang Rp 3.5 juta dengan alasan uang tersebut digunakan untuk biaya acara resepsi. Dan korban pun mengabulkannya.

Namun, saat korban bertanya kapan akan dilamar, ternyata hanya janji tinggal janji.

Korban yang sayangnya terlambat curiga akhirnya mengecek ke satuan tempat pelaku bertugas. Ternyata dia bukan anggota satuan tersebut.

Tim Intel Kodim 0505 akhirnya berhasil menangkap pelaku di bilangan Cakung.

Setelah diinterogasi pelaku mengaku sudah banyak korban yang ditipunya.

Selain Mai Dwiana, masih ada beberapa korban lain diantaranya Sudianto (29) warga Cakung. Dengan alasan pinjam dia harus kehilangan Rp 500 ribu dan BPKB motor Honda Scoopy nopol B 3807 TXF, Yamaha Jupiter Z.B.6673 KXA, Yamaha Mio B 3527 TSF dan Yamaha Jupiter MX B.3175 TBR.

Saat ini pelaku masih dimintai keterangan dan didata nama-nama korban lain yang menjadi korban penipuannya selama ini.

Dari tangan pelaku disita satu stel loreng Kopassus, satu stel loreng malvinas, 1 buah sepatu PDL, 1 buah Baret, sangkur, borgol, tas, kopel, kaos kaki dan kaos dalam.

Rencana selanjutnya pelaku akan diserahkan ke Polsek Cakung untuk diproses hukum.(bh/hmb)

Share : |

 
Berita Terkait TNI
TNI Miliki Peran Penting Dalam Sukseskan Program Nasional
Panglima TNI: Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata di Jawa Timur
TNI Harus Miliki Arah Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Negara
Panglima TNI: Pegang Teguh Sifat Satria dalam Melaksanakan Tugas
Pulau Morotai Berhasil Dikuasai TNI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sudirman Said Cecar Kegagalan Ganjar Pranowo Saat Debat Pilkada Jateng 2018
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Soal Tarif Integrasi Tol JORR Rp 15.000, Ini Penjelasan Kementerian PUPR
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
Rachmawati Soekarnoputri: Jokowi Jauh dari Trisakti, 2019 Harus Ganti Presiden!
TNI Miliki Peran Penting Dalam Sukseskan Program Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
APMI: Rizal Ramli Mampu Bawa Indonesia sebagai Kejayaan Negara Maritim
Polda Metro Segera Terapkan Tes Psikologi dalam Penerbitan SIM
Pantau Pelayanan Publik, Ombudsman Sidak Ke Bandara Soekarno Hatta
Habib Rizieq Berharap SP3 Serupa Bisa Diberikan Juga ke Ulama dan Aktivis 212
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]