Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
TNI AU Hancurkan 4 Pesawat Tempur Asing di Natuna
2018-05-05 11:44:38

KEPULAUAN RIAU, Berita HUKUM - Empat pesawat tempur F-16 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengejar dan menghancurkan empat pesawat asing jenis Hawk yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia secara illegal dan tanpa izin di atas perairan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (4/5).

Penangkapan pesawat asing tersebut, berawal ketika Satuan Radar 212 Ranai Lanud Raden Sadjad, Natuna mendeteksi adanya empat pesawat tempur asing melakukan penerbangan di atas perairan Natuna wilayah Indonesia tanpa izin dan melakukan manuver dari Barat ke Timur tanpa melakukan komunikasi radio dengan Air Traffic Control (ATC).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satuan Radar 212 Ranai meneruskan informasi benda mencurigakan kepada satuan atas dalam hal ini ke Pangkosekhanudnas I yang berkedudukan di Halim Perdanakusuma Jakarta. Selanjutnya Pangkosekhanudnas I menggerakan empat Pesawat Tempur F-16 untuk melakukan pengejaran dan melakukan komunikasi dengan keempat pesawat asing tersebut. Namun komunikasi tidak dapat dilaksanakan bahkan keempat pesawat asing tersebut terus bermanuver yang membahayakan dan mengancam pesawat F-16 TNI AU. Mereka tidak mengikuti perintah untuk turun dan force down (memaksa mendarat) di Lanud Raden Sadjat.

Selanjutnya setelah menerima petunjuk dari komando atas, Pangkosekhanudnas 1 memerintahkan Penerbang Pesawat Tempur F-16 untuk segera melakukan tindakan tegas dengan menghancurkan empat pesawat tersebut di udara.

Sementara itu, Pangkosekhanudnas I juga memerintahkan unsur radar untuk melaksanakan pengamatan saat penghancuran berlangsung. Pada saat yang bersamaan, Denhanud 473 Paskhas melaksanakan Hanud Titik dan siaga penembakan mengantisipasi adanya sasaran yang berhasil lolos ke daerah obyek vital nasional. Perwira Hanud Pasif Kosekhanudnas I melaksanakan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dari obyek vital nasional, komando kewilayahan dan instansi lainnya untuk mengantisipasi adanya bahaya serangan udara. KRI Bung Tomo berkemampuan Hanud sebagai gap filler apabila ada sasaran yang masuk ke wilayah perairan Natuna.

Dengan koordinasi dan kerja sama yang akurat, akhirnya empat pesawat tempur asing jenis Hawk yang memasuki wilayah udara yurisdiksi nasional Indonesia tanpa ijin berhasil dihancurkan oleh Pesawat Tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara.

Kejadian tersebut diatas bagian dari skenario hari terakhir Latihan Hanud "Perkasa A Tahun 2018" yang dilaksanakan oleh Kohanudnas di Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna dalam rangka menguji kesiapan personel maupun Alutsista menghadapi ancaman yang datang lewat udara terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Repbulik Indonesia.(TNI/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait TNI
10 Ribu Prajurit dan PNS TNI Gelar Tari Poco-Poco
HUT Ke 73 TNI Gelar Outbound Bersama Awak Media
Pendidikan, Kesehatan dan Kepedulian Sosial Merupakan Kebutuhan Dasar Kehidupan
Panglima TNI Berikan Penghargaan kepada Lima Babinsa Berprestasi
Panglima TNI Hadiri Jamuan Makan Malam di Istana Bandar Seri Begawan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sepasang Kekasih Dibegal di Jembatan 3 Pintu Masuk Pertamina Kelapa Gading
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Pemerintah Diharapkan Tidak Impor Beras Lagi
Kapolri Resmi Melantik Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Menjadi Wakapolri
Ketua MPR: Stabilitas Ekonomi Harus Terjaga
Ketua DPR Ajak Sambut Pemilu dengan Damai
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019
Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup 7 Ruas Tol Selama Asian Games 2018
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]