Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pilkada
Suksesi Pemilukada Kota Gorontalo, Nurhadi: Pesta Rakyat Harus Aman dan Kondusif
2018-02-13 16:31:49

Pengurus Pusat GPII, Nurhadi Taha, S.Pd.(Foto: Istimewa)
GORONTALO Berita HUKUM - Nurhadi Taha sebagai Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) mengatakan, Pemilihan kepala daerah (Pemilukada) pada Juni 2018 mendatang adalah untuk memilih khalifah atau pemimpin di Kota Gorontalo selama 5 tahun ke depan, ia menghimbau agar seluruh masyarakat di kota Gorontalo ikut mensukseskan jalannya pesta rakyat tersebut,

"Saya berharap dan menghimbau seluruh pihak dan elemen masyarakat, khususnya yang ada di Kota Gorontalo harus mensukseskan jalannya pesta rakyat, pemilihan kepala daerah," ungkap Nurhadi Taha, S. Pd, selaku Pengurus Pusat GPII pada, Selasa (13/2).

"Jangan jadikan hajatan rakyat ini ternodai dengan perilaku dan tindakan-tindakan yang mencoreng wajah kita sendiri selaku rakyat kota gorontalo," ungkapnya.

Hadi menuturkan, elemen-elemen yang terkait seperti Parpol, tim sukses, simpatisan, pendukung, lsm, generasi muda dalam mengsosialisasikan paslon yang di dukungnya, sangat penting untuk menjaga etika dan moral di tengah-tengah masyarakat

"Silahkan saja mengsosialisasikan paslon tertentu, tapi harus tetap dalam koridor aturan dan tidak melanggar aturan apalagi sampai melakukan black campaign atau menyerang paslon tertentu isu-isu yang bertanggung jawab," tegas Ketua KNPI Kota Gorontalo ini.

Kepada pihak penyelenggara baik KPU dan Panwaslu, Nurhadi mengharapkan agar berlaku adil dan bertindak sesuai aturan, bila dalam pelaksanaan ada pihak-pihak yang terbukti melanggar peraturan.

"Semua kita sepakat agar proses ini berjalan aman, lancar dan kondusif demi suksesnya agenda ini. Saya juga menegaskan, saya bersama rekan-rekan akan mengawal pelaksanaan pilkada ini sampai selesai," tuturnya.

Komitmen tersebut lanjut Nurhadi, ia akan mengajak seluruh ormas, OKP, LSM dan organisasi kepemudaan lainnya. "Saya akan mengajak mereka untuk terjun langsung mengawal yakni, kami akan memonitoring langsung dan mengawasi setiap tahapan dan kondisi di lapangan," pungkas Nurhadi dengan tegas.(bh/shs)

Share : |

 
Berita Terkait Pilkada
Cawagub Malut Terpilih Dukung Jokowi Pada Pilpres 2019
Pleno Rekapitulasi Suara KPU Lampung Tetapkan Arinal-Nunik Pemenang Pilgub
Gerindra Optimis Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Asyik) Menang Pilgub Jabar
Fenomena Kotak Kosong Pilkada 2018, Pembelajaran Bagi Parpol
Kemenangan QQ Ridwan Kamil dan Pengangkatan M Iriawan Diduga Ada Kaitannya
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Polisi Menangkap Albert Pelaku Penipuan Modus Spripim Kapolri
ACT Beri Bantuan 550 Ton Makanan dan Obatan pada Korban Bencana Gempa Tsunami Sulteng
Setahun Kinerja Anies Baswedan, F-PDIP DKI Jakarta: Keberpihakan Rakyat Kecil Masih Sebatas Seolah-olah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Al Khatam dan Konfederasi Nasional Pemuda Indonesia Serukan 'Save Polri & Save KPK'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]