Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Dana Haji
Sudah Laku Dilelang, Suryadharma Ali Bersikukuh Kain Kiswahnya Harus Kembali
2018-07-26 01:05:35

Kain Kiswah yang dipajang di etalase kaca saat di lelang.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Terpidana korupsi dana haji, mantan Menteri Agama Suryadharma Ali berharap kain kiswah miliknya yang dirampas KPK dapat dikembalikan. Walaupun, kain pemberian Raja Arab Saudi itu sudah laku dilelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI.

"Apa pun yang terjadi harus kembali. Kalau nanti pengadilan memutuskan harus dikembalikan, ya harus dikembalikan meskipun sudah dijual," kata mantan Menteri Agama itu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (25/7).

Hal ini sebagaimana mantan Menteri Agama itu mengajukan permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung Republik Indonesia atas vonis terhadapnya dengan kurungan 10 tahun penjara, karena terbukti menyalahgunakan jabatan saat menjadi Menag dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan dalam penggunaan dana operasional menteri.

Ia meminta agar dibebaskan dari penjara dan kain kiswahnya hasus dikembalikan. Meskipun KPK baru saja melelang barang rampasan hasil korupsi.

Dalam lelang barang rampasan yang digelar KPK, kiswah tersebut terjual Rp450 juta oleh seorang pengusaha bernama Zufri.

Awalnya kiswah berwarna hitam dengan ukuran 80 cm x 59 cm dengan kaligrafi arab berwarna kuning emas itu dibuka dengan harga nilai limit Rp 22.500.000. Para peserta lelang langsung melakukan penawaran.

Petugas lelang yang memandu acara pun menaikkan harga. Hingga akhirnya saat harga mencapai Rp 450 juta, hanya ada satu orang yang masih bertahan yaitu Muhammad Zufri Saad.

"Rp 450 juta satu kali, Rp 450 juta dua kali, Rp 450 juta....tiga kali, iya terjual Rp 450 juta," ujar petugas lelang.

Zufri yang menjadi pembeli pun mengaku senang bisa memiliki Kiswah tersebut. Ia mengatakan kiswah itu bakal menjadi koleksi di rumahnya.

"Ya betul untuk koleksi saya, kain khusus Kiswah ini memang mulai seminggu kemarin saya incar sampai sekarang alhamdulillah juga dapat ini," ungkap Zufri.(bh/br)

Share : |

 
Berita Terkait Kasus Dana Haji
Sudah Laku Dilelang, Suryadharma Ali Bersikukuh Kain Kiswahnya Harus Kembali
KPK Tahan SDA Mantan Menag, SDA: Saya Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Anggito Abimanyu Dirjen Haji Resmi Mengundurkan Diri
KPK Sita HP Dirjen Haji dan Umroh Anggito Abimanyu
KPK Resmi Tetapkan SDA Tersangka Kasus Penyelenggaraan Ibadah Haji
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Tanjung Agung Bangun Gudang Desa
Muhammad Syafrudin: Pemberdayaan SDM Penting di Daerah Kepulauan
Diduga Kasus Tambang di Bukit Soeharto, Kejati Kaltim Geledah Kantor PT Kaltim Batu Manunggal
Defisit BPJS Kesehatan Harus Diselesaikan Secara Komprehensif
Kanada Bebaskan Putri Pendiri Huawei, Proses Ekstradisi Tetap Berjalan
FOKAN Minta Para Capres-Cawapres 2019 Serius Canangkan Program P4GN
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Diduga Kasus Tambang di Bukit Soeharto, Kejati Kaltim Geledah Kantor PT Kaltim Batu Manunggal
Kapolda Metro Jaya Memerintahkan untuk Ungkap Pelaku Anarkis di Polsek Ciracas
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan
Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB
Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]