Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Partai PBB
Suara PBB Bisa Meroket di Pemilu 2019 Jika Gandeng FPI dan HTI
2017-08-03 10:30:56

Ilustrasi. Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie memprediksi kalau suara Partai Bulan Bintang (PBB) bisa melonjak dalam Pemilu 2019.

Caranya dengan menggandeng organisasi massa seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI) mau bergabung jadi sayap PBB.

Sebelum bergabung dengan partai tersebut, HTI dan FPI disarankan merubah nama terlebih dahulu. Menurut Jimly, FPI bisa ganti nama menjadi Front Pencinta Islam dan Pembela Pancasila.

"Menurut saya FPI pun harus berbenah diri, mengubah dirinya menjadi Front Pencinta Islam dan Pembela Pancasila. Jadi kalau sayap FPIPP dan HTI menjadi ormas, memperkuat PBB. Warisan Masyumi jadi kuat," kata Jimly kepada wartawan, Minggu (30/7) lalu.

Perbuahan nama FPI, kata dia, perlu dilakukan jika mereka masuk sebagai sayap PBB. Lagipula, dengan nama sekarang, mengesankan Islam tampak dibenturkan dengan Pancasila.

"Menurut saya juga, FPI perlu berubah. Jadi Front Pencinta Islam dan Pembela Pancasila. Supaya Islam jangan diadu dengan Pancasila. Islam itu tidak usah dibela, Islam itu dipelihara Allah, sampai hari kiamat. Tidak perlu dibela. Tapi pancasila perlu dibela," tuturnya.

Jika dua ormas itu sudah bergabung, praktis kemajuan PBB tinggal di tangan Yusril Ihza Mahendra. Sebagai ketua umum PBN, Jimly menyarankan Yusril, untuk fokus mengurus partai.

"Dengan catatan Yusril harus fokus. Jadilah pemimpin politik sungguhan," tegasnya.

Menurut Jimly, sebagai Ketua Umum PBB, Yusril saat ini hanya sering tampil ke media. Padahal harusnya dia bergerak ke akar rumput.

"Jadi menggerakkan parpol itu, tidak hanya bisa pidato cuap di media, harus bergerak," tandasnya.(portalislam/suaranews/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Partai PBB
Yusril: PBB Minta Bawaslu Mediasi dengan KPU Selesaikan Masalah di Monokwari Selatan
PBB Riau Resmi Mendukung Pasangan Firdaus-Rusli Menjadi Gubernur
Yusril Optimis PBB Bakal Lolos sebagai Peserta Pemilu 2019
PBB akan Panggil Ahli IT untuk Periksa Sipol Bermasalah atau Tidak
Suara PBB Bisa Meroket di Pemilu 2019 Jika Gandeng FPI dan HTI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
HNW Sesalkan Teror ke Ulama Padahal Ulama Punya Peran Besar pada Indonesia
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Zulhasan Ngopi Bareng 'Buaya Cinta' Bung Hotman Paris di #KopiJohny
Yusril: PBB Minta Bawaslu Mediasi dengan KPU Selesaikan Masalah di Monokwari Selatan
Ancaman Nyata Ke Depan Bersifat Asimetris, Proxy dan Hibrida
Sukses Pemilu Tentukan Pembangunan Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba
Jokowi Lupa Perintahkan Menteri Atasi Banjir Jakarta
Menkeu Sri Mulyani: Pemusnahan Terbesar dalam Sejarah Bea dan Cukai
Artis Roro Fitria Ditangkap Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI Siap Mendukung Kemenangan Paslon No 1 Eramas
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]