Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Standard Chartered
Standard Chartered kembali Menggelar Trophy 2015
Monday 16 Feb 2015 23:31:03

Untuk ke 4 kali secara beruntun, turnamen Futsal tahunan Standard Chartered Trophy Road to Anfield 2015, kembali digelar di Indonesia.(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Standard Chartered Bank kembali membuka peluang tim asal Indonesia untuk bertanding di Stadion Anfield Standard Chartered, markas Liverpool lewat turnamen yang mereka gelar.

Untuk keempat kali secara beruntun, turnamen futsal tahunan Standard Chartered Trophy Road to Anfield kembali digelar di Indonesia.

Turnamen ini memberikan kesempatan kepada pemenang untuk mewakili Indonesia dalam putaran final yang akan digelar di markas Liverpool FC, Stadion Anfield, Inggris. Standard Chartered Trophy 2015 diikuti oleh lebih banyak peserta dibanding tahun lalu, yakni 19 negara.

Sponsor utama klub Liga Primer Inggris, Liverpool FC, Standard Chartered Bank kembali membuka peluang tim asal Indonesia untuk bertanding di Stadion Anfield, 8 Mei 2015. Namun bukan sembarangan tim yang akan dikirim oleh salah satu bank internasional itu.

Pasalnya, tim yang akan dikirim adalah tim juara dalam turnamen futsal Standard Chartered Trophy Road To Anfield 2015 di Jakarta, pada 7 dan 14 Maret 2015. Nantinya, akan dipilih 36 tim untuk mengikuti turnamen tersebut. Para pesertanya berasal dari staf, klien/nasabah, komunitas lokal, serta media. Turnamen ini sudah memasuki edisi keempat sejak pertama kali digelar pada 2012.

Selanjutnya, tim terbaik itu akan diadu dengan tim dari negara lain dalam Standard Chartered Trophy Finals di Stadion Anfield.

"Ada beberapa perubahan dari tahun lalu. Di mana jumlah peserta final dunia tahun lalu 14 tim, sekarang menjadi 19 tim. Format turnamennya juga sedikit diubah. Di mana ada beberapa negara yang sudah menemukan tim juara kemudian diadu lagi di tingkat regional," kata Mita Sampaguita Lamiran, Head of Community Engagement, Corporate Affairs Standard Chartered Indonesia.

"Indonesia beruntung karena termasuk lima negara yang tidak perlu mengikuti babak regional. Sehingga tim juara nanti akan langsung bertanding di Anfield. Empat negara lainnya yang juga langsung ke Anfield adalah Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Thailand," jelasnya.

Selain bertanding di Stadion Anfield, tim juara turnamen tersebut juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi latihan bersama para pelatih dan pemain legenda Liverpool, tur sekitar kota Anfield, kunjungan ke museum Anfield, dan menyaksikan secara langsung laga Liverpool di Stadion Anfield.

"Turnamen ini tak hanya menjunjung tinggi semangat kerja tim yang baik. Namun juga memberi kesempatan bagi para peserta untuk berpartisipasi aktif dalam membantu mengurangi tingkat kebutaan melalui biaya pendaftaran yang disalurkan langsung ke rekening Seeing is Believing. Dengan bermain bersama, kita bisa menang bersama-sama," ucap Tse Koon Shee, CEO Standard Chartered Bank.

Periode pendaftaran tim berlangsung mulai hari ini hingga 27 Februari 2015. Play Together Win Together - Informasi lebih lanjut bisa dilihat di situs www.sc.com/id.(bhc/yun)

Share : |

 
Berita Terkait Standard Chartered
Akankah Kasus Mega Transfer 19 Triliun Terungkap?
DPR Desak Kasus Mega Transfer Belasan Triliun Rupiah Segera Diusut Aparat Hukum
Aparat Hukum Harus Buktikan Kasus Transfer Standard Chartered Rp19 Triliun
Standard Chartered Diselidiki terkait Transfer Dana Rp18,9 T 'Nasabah Indonesia terkait Militer'
Fitur Terbaru Kartu Kredit Standard Chartered Visa Infinite
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan Suami Inneke Koesherawati Kena OTT KPK
Tsunami Media Maya, Kekerasan Bentuk Baru Tersembunyi
Demo Karyawan Pertamina: Copot Menteri BUMN dan Hentikan Jual Aset Pertamina
Fahri Hamzah: Cara Pemerintah Mengelola BUMN Mengkhawatirkan
Mobil Neno Warisman Terbakar Saat Terparkir di Depan Rumahnya
HUT Ke 73 TNI Gelar Outbound Bersama Awak Media
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demo Karyawan Pertamina: Copot Menteri BUMN dan Hentikan Jual Aset Pertamina
Fahri Hamzah: Cara Pemerintah Mengelola BUMN Mengkhawatirkan
Mobil Neno Warisman Terbakar Saat Terparkir di Depan Rumahnya
Anggota DPR RI: Utang BUMN Sudah Lampu Merah
Presiden PKS Sohibul Iman Dijadwalkan Diperiksa Kembali terkait Laporan Fahri
Mediasi Gagal, SPRI dan PPWI Meja-hijaukan Dewan Pers
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]