Pernyataan ini dikeluarkan menyusul kegagalan perundingan antara Sony dan Disney dalam produksi film Spider-Man berikutnya. Kegagalan ini memicu perpisahan" /> BeritaHUKUM.com - Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Film
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
2019-08-24 06:36:08

JEPANG, Berita HUKUM - Sony menyatakan "kecewa" karena tak bisa bekerja sama lagi dengan Disney dalam memproduksi film-film Spider-Man di masa depan.

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul kegagalan perundingan antara Sony dan Disney dalam produksi film Spider-Man berikutnya. Kegagalan ini memicu perpisahan antara keduanya.

Sebelumnya Sony - pemilik hak atas Spider-Man - bekerjasama dengan studio Marvel - yang dimiliki Disney - untuk memasukkan Spider-Man dalam Semesta Sinematik Marvel (Marvel Cinematic Universe atau MCU).

Ini yang membuat kita bisa melihat karakter Spider-Man menjadi bagian dari seri The Avengers, termasuk judul yang paling sukses, The Avengers: End Game.

Sony menyatakan pihaknya berharap persoalan ini "bisa berubah di masa depan".

Dalam rangkaian cuitan, Sony menyatakan terima kasih kepada Presiden Marvel Studio, Kevin Feige atas "bantuan dan petunjuk" dalam memproduksi film-film Spider-Man.

Sony Pictures @SonyPictures
"Much of today's news about Spider-Man has mischaracterized recent discussions about Kevin Feige's involvement in the franchise. We are disappointed, but respect Disney's decision not to have him continue as a lead producer of our next live action Spider-Man film. (1/3)"

"Banyak berita hari ini tentang Spider-Man telah menyalahartikan diskusi baru-baru ini tentang keterlibatan Kevin Feige dalam waralaba. Kami kecewa, tetapi menghormati keputusan Disney untuk tidak melanjutkannya sebagai produser utama film Spider-Man live action kami berikutnya. (1 / 3) "

Feige memainkan peran sangat besar dalam kesuksesan dua film terakhir Spider-Man - yang dibintangi oleh aktor Inggris Tom Holland - termasuk ketika menggabungkan karakter ini ke dalam The Avengers dan Marvel Cinematic Universe secara keseluruhan.

Film Spider-Man terakhir, Spider-Man: Far From Home juga diproduksi oleh Feige dan merupakan film produksi Sony Pictures yang paling sukses dalam meraih penjualan tiket.

Apa yang terjadi dengan Spiderman?

Kiri ke kanant: Tobey Maguire, Andrew Garfield, dan Tom HollandHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionKiri ke kanant: Tobey Maguire, Andrew Garfield, dan Tom Holland.

Spider-Man aslinya adalah karakter komik yang diterbitkan oleh penerbit Marvel. Tahun 1999 Sony membeli hak untuk mengadaptasi karakter ini ke dalam bentuk film.

Sejak saat itu, Sony telah membuat lima film yang menampilkan karakter Spider-Man. Tiga film diperankan oleh Tobey Maguire dan dua lagi diperankan oleh Andrew Garfield.

Pada tahun 2015 Sony menandatangani kesepakatan dengan Disney, serta anak perusahaannya Marvel Studios, untuk memasukkan karakter Spider-Man, dan tentu saja Peter Parker, sebagai bagian dari MCU.

Kesepakatan ini bermakna: Disney akan turut memproduksi dan berbagi keuntungan dari film-film yang menampilkan Spider-Man.

Kesepakatan inilah yang berakhir. Menurut Variety, media spesialis industri film, Disney meminta bagian produksinya ditingkatkan lagi menjadi 50:50, dan Sony menolak usulan itu.

Sebelum kesepakatan ini batal, Spider-Man telah muncul di lima film Marvel Cinematic Universe:

Captain America: Civil War (2016)

Spider-Man: Homecoming (2017)

Avengers: Infinity War (2018)

Avengers: Endgame (2019)

Spider-Man: Far From Home (2019)

Dengan batalnya kesepakatan ini, maka kemunculan Spider-Man sebagai bagian dari MCU akan jadi pertanyaan besar, jika tidak bisa dibilang tak akan ada lagi.

Posisi Tom Holland sebagai bagian dari The Avengers juga berakhir.

Mengomentari hal ini, aktor Jeremy Renner, yang bermain sebagai karakter Hawkeye, memasang status di Instagram, meminta Spider-Man kembali ke Marvel.

Akun Instagram verified @renner4real menulis dengan 1.637.107 orang yang likes/ menyukai :
"Hey @sonypictures we want Spider-Man back to @therealstanlee and @marvel please, thank you #congrats #spidermanrocks #please."

Situs media hiburan Deadline melaporkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir kedua studio "tak bisa" berhasil mencapai kesepakatan soal pendanaan film bersama mereka di masa depan.

Dalam perhelatan Comic-Con bulan lalu di San Diego, California, Marvel mengumumkan proyek film mereka tanpa menyebut-nyebut Spider-Man.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Film
 
'GUNDALA' Kena Tegur KPI, Joko Anwar: Masyarakat Indonesia Dianggap Bodoh
 
Film Gundala: Bagaimana Joko Anwar Mereka Ulang 'Jagoan' Klasik Indonesia
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
 
Film Rumput Tetangga, Suara Hati Emak-emak Berdaster
 
Dragon Ball Super: Broly, Pertarungan Goku Vs Saiyan Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Dinas Pendidikan Gencarkan Sekolah Ramah Bersepeda
PAMI Kembali Demo Tuntut Gelar Doktor Rektor UNIMA Dicabut
Tausiyah di Bogor, UAS: Yang Ngundang Saya Diperiksa Lho
Cara Membeli Pengikut Instagram
Bentrokan Israel dan Milisi Palestina di Gaza: Mengapa Hamas Memilih Menahan Diri?
Rudy Kurniawan Sukolo Diduga Palsukan Tanda Tangan, Jong Andrew Rugi Rp 4 Milyar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SOKSI, FKPPI dan Pemuda Pancasila Dukung Bamsoet Ketum Golkar Periode 2019-2024
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?
Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]