Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Adipura
Soal Kebersihan Bandar Lampung Berani Bersaing Dengan Pemenang Adipura
Friday 08 Jun 2012 16:34:49

Bandara Bandar Lampung (Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
BANDAR LAMPUNG (BeritaHUKUM.com) Walikota Bandar Lampung, Herman HN geram, atas hasil penilaian Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bahwa Kota Bandar Lampung adalah Kota metropolitan terkotor di Indonesia.

Herman mengaku, dirinya berani bersaing dengan para pemenang Adipura mengenai kebersihan kota. "Saya tidak terima Kota Bandar Lampung di nilai sebagai kota terkotor di Indonesia, saya berani bersaing soal kebersihan kota Bandar Lampung dengan para pemenang Adipura itu, ujar seperti yang dilansir di bandarlampungkota.go.id, Jumat (8/6).

Lebih lanjut Herman mengklaim, dirinya telah bekerja keras untuk membenahi kebersihan Kota Bandar Lampung. Memang Adipura bukanlah tujuan utama, lima tahun tidak dapat Adipura tidak apa-apa tapi jangan dinilai Bandar Lampung sebagai kota terkotor", tandasnya.
Untuk itu, dirinya meminta agar penilaian dapat dilakukan secara transparan dan objektif dan terlepas dari konflik-konflik kepentingan.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Yunus Dwiatmojo, mengapresiasi kondisi kebersihan di Kota Bandar Lampung. Bahkan dirinya mengaku bahwa penilaian tim Adipura perlu dikoreksi.

" Pagi ini saya tiba di Bandar Lampung dan kemudian berkeliling kota untuk makan siang. Pak walikota, saya tidak melihat ada yang kotor, menurut saya Kota Bandar Lampung ini sangat bersih. Penilaian itu perlu dikoreksi," ungkapnya. (bhc/bim)


Share : |

 
Berita Terkait Adipura
Kota Padang Panjang Meraih ke 14 Kali Penghargaan Piala Adipura
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Raih Adipura Ketiga, Abdul Basyid Has Berharap Kabupaten Karimun Terus Berinovasi Wujudkan Sustainable City
Kabupaten Gorontalo Optimis Raih Adipura
Saluran Air Buntu, Kota Jakut Diragukan Raih Adipura
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
Masjid di Afghanistan Dibom Saat Shalat Jumat, Sedikitnya 62 Orang Tewas
Akbar Tanjung Komentari Sikap Politik Gerindra dan Demokrat Merapat ke Kubu Jokowi
Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop
Polda Gelar Doa Bersama untuk Situasi Kamtibmas di Gorontalo
Polda Gorontalo Gelar Apel Kesiapsiagaan Jelang Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]