Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Laskar Palapa
Seremoni Sakral Pelantikan DPP Laskar Palapa di Situs Arca Domas
2018-07-10 07:16:17

Tampak saat foto bersama jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ormas Laskar Patriot Pembela Pancasila (Palapa) di areal situs cagar budaya Arca Domas, Bogor Jawa Barat pada, Minggu (8/7).(Foto: BH /mnd)
BOGOR, Berita HUKUM - Telah dilangsungkan seremoni sakral pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ormas Laskar Patriot Pembela Pancasila (Palapa) yang digelar di kawasan lereng Gunung Salak, Tapos, tepatnya areal situs cagar budaya Arca Domas, Bogor Jawa Barat pada, Sabtu (7/7).

Saat prosesi pelantikan organisasi masyarakat Laskar Palapa dihadiri perwakilan sebanyak 40 orang peserta dari berbagai kalangan profesi, seniman, budayawan, tokoh masyarakat, agama, dan adat dengan membacakan Sumpah Laskar Palapa di area situs Arca Domas tersebut.

Situs megalitikum tersebut menjadi 'saksi bisu' proses sakral sumpah Laskar Palapa di hadapan peninggalan para leluhur bangsa, berupa peninggalan prasejarah ribuan tahun lalu.

Hadir dalam pelantikan tersebut Pimpinan Nasional Majelis Gerakan Masyarakat Gotong Royong (GEMA GONG) Pancasila, sekaligus Pencetus ilmu TRI FALAQ TUNGGALISTIK yang juga Pendiri Laskar Palapa, Wardi Jien SH, serta hadir pula Ketua Dewan Penasehat Laskar Palapa, Budi Haryanto Atta dan Dewan Pengawas Laskar Palapa Hj Dr.Rustuty Rumagesan, MBA atau dikenal Ratu Petuanan Tanah Rata Kokoda serta Deklarator Gema Gong Pancasila Tb.Syaini Wijaya.

Visi dan misi Laskar Palapa bertujuan mendukung, mempertahankan Dasar Negara Pancasila dengan segala bentuk upaya memperbaiki, menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang belakangan mengalami krisis multi dimensi baik ekonomi dan ideologi.

Ormas Laskar Palapa berdiri disesuaikan semangat amanah pembukaan UUD'45, Sumpah Pemuda 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan UUD'45. Pancasila menjadi rel dan acuan panduan serta gerbong untuk menjalankan roda ormas Laskar Palapa.

Sejarah mencatat para pendiri bangsa (Founding Fathers) pasca mengalami penjajahan rempah rempah, kekayaan alam sumber daya alam ratusan tahun di berbagai pelosok Indonesia, perwakilan kelompok, golongan dan latar belakang telah duduk bersama menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan, sesuai cita cita kemerdekaan 1945.

"Rangkaian proses besar itulah yang mesti selalu diingat semangat dan dipahami rohnya," jelas Wardi Jien, SH pendiri Laskar Palapa, saat menyampaikan sambutannya.

Akan tetapi, kemuka Tb.Syaini Wijaya, di era politik kebangsaan tersebut meskipun bangsa ini pernah memiliki masa keemasan namun mengalami penjajahan fisik ratusan tahun lamanya oleh Belanda, yang mengeruk sumberdaya alam, kekayaan alam bahkan budaya bangsa.

"Kini penjajahan non fisik pun terjadi dengan strategi perencanaan yang cukup panjang," ujarnya.

"Bangsa ini merdeka pada tahun 1945 yang terkesan hanya secara politis." cetus Syaini Wijaya.

Disinilah, sambung Syaini Wijaya, tugas dan tanggung jawab kita mesti memastikan Pancasila selalu hadir di setiap sudut kehidupan serta hati pikiran.

"Supaya merdeka dan berdaulat dalam hal ekonomi kebangsaan serta meneguhkan derap langkah membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Umum Laskar Palapa yang sah, Imam Maarif menyampaikan upaya tersebut kedepan berpedoman nilai nilai luhur tradisional, Pancasila disinergikan 'Tri Falaq Tunggallistik' bersifat universal supaya peran Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara kokoh dan semestinya menjadi pondasi Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

"Disini DPP Laskar Palapa dilantik untuk meneguhkan persatuan, berbagi dan berprestasi guna mencapai kedaulatan ekonomi, kedaulatan politik dengan semangat kepemimpinan bersatu, berbagi dan berprestasi," pungkasnya.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Laskar Palapa
Seremoni Sakral Pelantikan DPP Laskar Palapa di Situs Arca Domas
73 th Pancasila, Laskar Palapa Gulirkan Pedoman Hidup 'Tri Falaq Tunggalistik'
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
Lomba Melukis di Kodam Jaya Raih Rekor MURI
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Kedua Pasangan Capres dan Cawapres Indonesia 2019 Mengikuti Deklarasi Kampanye Damai
Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia
Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Gerindra dan Nitizen Kritik Sikap Hormat Jokowi Saat Lagu Indonesia Raya
Rizal Ramli: Impor Beras Dikelola Kartel
KPU Loloskan dan Tetapkan Dua Pasangan Capres-Cawapres Indonesia Peserta Pilpres 2019
Rapimnas KBPP Polri, Bima Arya: Tugas Besar Kita Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2019
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]