Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Sat Narkoba Polres Jakbar Bersama Bea Cukai dan DEA AS Menangkap 4 Tersangka Narkoba WNA Cina
2019-05-09 13:33:40

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (9/5).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) bersama Bea Cukai Indonesia dan Drug Enforcement Administration (DEA) United States, menangkap 4 tersangka DS (42) dan BS (52), serta Cui Ming alias CM (26) dan Li Xiufen alias LX (22) keduanya warga negara asing asal Cina. Total sabu jaringan internasional antar benua berjumlah 28 kilogram.

"Untuk mengelabui petugas, mereka sekarang mengirim sabu dari Amerika Serikat (AS) yang dikemas dalam kemasan kopi Starbucks. Tetapi untuk menyakinkan sabu sampai ke Indonesia, mereka kirim 2 kurir WNA dari Cina," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Jakarta, Kamis (9/5).

Berawal dari informasi Bea Cukai yang mencurigai paket kiriman asal Amerika Serikat yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Selanjutnya tim menindak lanjuti informasi tersebut, melakukan control delivery terhadap paket narkotika jenis sabu tersebut.

"Pada Kamis 11 April 2019, tim berhasil mengamankan CM warga negara Cina yang akan mengambil 19 paket atau sabu 6 kilogram. Berdasarkan perkembangan CM diamankan DS dan BS yang akan menjemput atau mengambil 19 paket sabu tersebut," tambah Hengki.

Kemudian dari pengakuan CM, ada paket sabu dari Amerika Serikat yang akan diambil oleh LX. CM dan LX dikendalikan oleh bandar narkoba dari Cina.

"Pada 30 April 2019, ditangkap LX di kantor Fedex Tebet, Jakarta Selatan. Saat hendak mengambil 4 paket atau 10 kilogram sabu kiriman dari Amerika Serikat," jelas Hengki.

Mengingat jalur pengiriman sabu asal Amerika Serikat, Hengki menambahkan, Satuan Narkoba Polda Metro Jakarta Barat melakukan koordinasi dengan DEA. Atas data dan informasi tersebut, pihak DEA berhasil mengamankan sabu 12 kilogram yang akan dikirim ke Indonesia.

Selanjutnya, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menambahkan 2 warga negara asing asal Cina, CM dan LX akan dikenakan hukuman di Indonesia. LX sebagai kurir mendapat bayaran sekali kirim sekitar Rp 60 juta.

"Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkas Erick.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ikut-ikutan Kota Bekasi, Ternyata Depok Juga Pengin Gabung Jakarta
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Perluasan Ganjil Genap Beri Dampak Positif Perbaikan Kualitas Udara
Perusahaan BUMN Waskita Karya Siap Jual 5 Jalan Tol Semester II 2019
Citra Kirana Merasa Lebih Tenang Setelah Berhijab
Ini Tanggapan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Soal UAS
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Polda Metro Jaya Musnahkan Sabu 71,8 Kg dan 15.326 Butir Ekstasi, Kasus Juni-Agustus 2019
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR
Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]