Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Opini Hukum    
 
Pilpres
Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019
2019-01-23 06:06:03

Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia Nomer Urut 02, saat di Gedung Seknas Prabowo-Sandi, menjelaskan kunjungan 1.000 titik lokasi.(Foto: BH /mnd)
Oleh: Tengku Zulkifli Usman

SANDIAGA, LUAR Biasa.....!
Hanya hitungan bulan, 1000 titik kampanye dia kunjungi dan menyerap Aspirasi.

Lebih satu titik dalam satu hari, beda kota bahkan kadang beda Provinsi. Kebayang lelahnya. Cawapres mana yang mampu se Enerjik itu...?

Itu soal tenaga, jangan tanya lagi soal sumbangan dana, 80% dana kampanye Nasional Prabowo Sandi yang tercatat sementara adalah dari kantong Sandi.

Itu yang dalam bentuk uang cash, belum lagi yang lain lain, Sandi saat ini sudah menghabiskan ratusan miliar terhitung sejak dia dipilih Prabowo menjadi cawapres.

Belum lagi bantuan langsung Sandi kepada masyarakat saat dia terjun langsung ke 1000 titik kampanye diatas di berbagai kota di Indonesia.

Itu secara dana dan tenaga, soal pikiran, Sandi menyumbangkan ide ide pemberdayaan ekonomi rakyat, tapi dia tidak pernah koar koar.

Sandi bisa dibilang luar biasa, belum pernah ada Cawapres dalam sejarah Indonesia semuda dia, secerdas dia, sekaya dia, dan maaf gak ada juga yang seganteng dia.

Muda, cerdas, akademik nya istimewa, dari Amerika, bisninsnya mendunia, kekayaan nya lebih dari 5T, tapi masih mau susah susah turun kebawah, tulus menyapa rakyat dan sedang berusaha memperbaiki bangsa.

Sandi "Sidekick" nya Prabowo yang lebih berperan dari Bung Hatta saat menjadi "Sidekick" nya Soekarno, dan Sandi lebih baik dari "Soedomo" saat menjadi sidekick nya Soeharto.

Sandi anak muda langka, dan yang lebih membuat Sandi istimewa, semakin hari kehidupannya semakin Tawadhu, dekat dengan Agama, dekat dengan Ulama dan sangat Dermawan bukan hanya saat saat

kampanye saja.
Dalam berbagai riset, Sandi mendongkrak nama Prabowo lebih besar daripada pegaruh Partai Politik pendukung mereka dalam mendongkrak pasangan ini.

Sandi mendongkrak Elektabilitas Prabowo lebih kuat ketimbang saat Hatta Rajasa dulu menjadi pendamping Prabowo pada Pilpres 2014 lalu.

Sandi bukan tokoh biasa, kursi Wakil Gubernur yang didapatnya dengan 'berdarah darah' karena harus menumbangkan ahok, dia lepaskan dengan ringan, walaupun belum tentu dia bisa jadi Wakil Presiden kelak, masih dalam masa berjuang.

Sandi memiliki karakter petarung sejati, tidak mudah menyerah, ciri khas sebagai pengusaha besar bermental baja. Tidak mudah mengalahkan tokoh model begini dimana saja di dunia ini.

Sandi sudah memiliki segalanya, bahkan semua gaji selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Jakarta dia hibahkan semua ke badan amil Zakat Nasional buat golongan miskin dst, Sandi gak cari makan dalam Politik.

Sandi sudah memiliki segalanya, harta, jabatan, nama baik, reputasi Nasional dan Internasional, tapi dia memilih mengabdi untuk memperbaiki nasib Indonesia yang 5 tahun ini rusak.

Bravo bang Sandi, semoga sukses menuju Kursi Wakil presiden, bersama Prabowo benahi Negeri.

Prabowo - Sandi pilihan kita semua, silahkan di share ke seluruh dari Sabang sampai Merauke.

Bersama kita menangkan, mari terus berjuang dan berdoa maksimal, dengan tekad kuat kita ganti rezim.

Sandiaga Wakil Presiden kita, Prabowo Presidennya, Prabowo Sandi untuk Indonesia.

Penulis adalah Dosen dan Pengamat politik Islam.(am/bh/sya)




 
Berita Terkait Pilpres
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Banggar DPR Kecewa Pemerintah Indonesia Alihkan Dana Covid-19 untuk Bayar Utang
Komisi VII - Dubes Uni Eropa Bahas 'Renewable Energy'
Bernuansa Politis, 16 Juli Ini KSBSI Tidak Akan Demonstrasi
Nah! Ashari Taniwan Diduga Dalang Utama Import Besi Siku Berlabel SNI Palsu
Kasus Belum Inkrah, Masinton Pasaribu: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar: Polisi Harus Responsif atas Laporan Santri terhadap Denny Siregar, Jangan Diskriminatif
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Banggar DPR Kecewa Pemerintah Indonesia Alihkan Dana Covid-19 untuk Bayar Utang
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]