Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Transportasi Online
Rudiantara Dukung Sinergi Astra dan Gojek yang Wujudkan Kemandirian Ekonomi Bangsa
2018-02-13 09:18:09

Tampak Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara saat acara Penandatangan kerjasama strategis GO-JEK dan Astra resmi ditetapkan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kerja sama yang dijalin antara PT Astra International (Astra) dan Gojek Indonesia (Gojek) mendapatkan dukungan dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara.

Rudiantara mengungkapkan, kerja sama antar perusahaan atau organisasi yang berbasis teknologi digital dapat memberikan keuntungan untuk meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia.

"Dengan terus meningkatkan kerja sama, kita akan mendorong penguatan ekonomi di ASEAN dan dunia. Kita adalah _leader_ nya," kata Rudiantara, di Jakarta, Senin (12/2), saat menghadiri peluncuran kerja sama investasi dana modal dari Astra untuk Gojek sebanyak US$ 150 juta atau sekitar Rp 2 triliun.

Rudiantara mengganggap, saat ini pola pikir bisnis sudah perlu beralih ke arah pemanfaatan teknologi digital. Hal tersebut disebabkan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat sehingga perlu menyesuaikan.

"Dengan adanya kerja sama Astra dan Go-Jek, dapat menjadi pemantik perubahan transisi revolusi menuju ekonomi digital," ujar Rudiantara.

Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto menyampaikan, suntikan dana investasi modal ke Gojek bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kedua perusahaan dan masyarakat Indonesia.

"Kami antusias dapat menjadi bagian dari perjalanan Gojek. Astra berharap kolaborasi dengan Gojek akan memberikan nilai tambah kepada bisnis Astra dan ekonomi bangsa," ucap Prijono.

Sedangkan pendiri sekaligus Chief Executive Officer Gojek, Nadiem Makarim mengemukakam, misi kehadiriran serta beroperasinya Gojek maupun Astra adalah untuk memajukan Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat

Share : |

 
Berita Terkait Transportasi Online
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Visa Temukan Fakta-Fakta Baru Perilaku Orang Indonesia dalam Pembayaran
Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Komisi VIII: Rekomendasi 200 Mubalig Seharusnya Dihentikan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]