Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Fashion
Resmi Dibuka, Muffest 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar
2019-05-02 07:02:25

Tampak saat Opening Ceremony Muffest 2019 oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto dengan Parade Fashion Show yang berlangsung di JCC, Rabu (1/5).(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pecinta Fesyen Muslim di Indonesia siap dimanjakan dalam ajang perhelatan Muslim Fashion Festival (Muffest) 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 1-4 Mei 2019 di Asembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), dengan target yang diharapkan 55.000 pengunjung serta transaksi senilai Rp45 miliar.

Kemeriahan Opening Ceremony Muffest 2019 pun disambut suka cita oleh para pecinta fesyen nusantara. Berdasarkan pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi, pembukaan acara Muffest2019 dimulai tepat pada pukul 09:30 WIB. Tarian selamat datang dari Siswa SMK NU Banat pun turut serta menyemarakkan perhelatan yang dimotori oleh Indonesia Fashion Chamber bersama Dyandra Promosindo.

Dilanjutkan dengan parade fesyen yang menampilkan rancangan siswa SMK NU Banat hingga desainer profesional. Mereka ialah Lannia Rakhmawati, Lisa Fitria, Noore dan Irma Intan. Mereka membawakan lima rancangan berupa busana muslim ready to wear dengan berbagai konsep sesuai dengan kreativitasnya masing-masing.

Muffest 2019 kali ini langsung dibuka oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto. Dalam sambutannya, Menperin menghimbau para pelaku Industri Fesyen Muslim untuk terus meningkatkan kinerja sehingga mampu menembus pasar global yang semakin berkembang menjadi lebih besar lagi.

"Indonesia merupakan negara terbesar kedua dalam mengembangkan fesyen muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab. Semoga dengan adanya Muffest 2019, industri fesyen muslim tumbuh signifikan dan semakin siap menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia," tutur Menperin Airlangga Hartanto.

Sementara itu, National Chairman Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma sebagai inisiator Muffest, menyampaikan harapannya kepada seluruh pihak yang terkait agar dapat bersinergi untuk memperkuat pelaku industri fesyen muslim di tanah air.

"Kita berharap brand Indonesia bisa semakin maju dan kami semua bisa semakin sejahtera melalui industri fesyen," ungkap Ali.

Ali menambahkan, di tahun keempat penyelenggaraan Muffest, jumlah pengunjung dan nilai transaksi diharapkan lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Pihaknya optimis menargetkan 55.000 pengunjung dengan transaksi senilai 45 Miliar Rupiah.

Selain Fashion Show dari sejumlah desainer tanah air, seperti Ria Miranda, Ayu Dyah Andari, Mandjha Hijab Ivan Gunawan Premium Collection, Sofie, Raegitazoro, Hannie Hananto, Noore, Aldre', hingga lrna Mutiara, Muffest 2019 juga akan menghadirkan exhibition (pameran dagang) ritel atau BZC (Business to Customer) dan mengarah pada 828 (Business to Business), fashion presentation, talkshow, seminar, serta fashion design competition.

Muffest 2019 ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 10:00 WIB sampai 21:00 WIB. Demi memudahkan para pengunjung, booth-booth pameran yang terdiri dari 400 brand ini, akan dibagi menjadi beberapa zona antara lain zona syari, etnik, urban and street wear, men's wear, sport muslim, dan zona aksesoris.(bh/na)

Share : |

 
Berita Terkait Fashion
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pekerja Lokal
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]