Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Relawan Bali Kita AS Deklarasikan Abraham Samad Capres 2019
2018-05-27 03:51:52

Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad mendeklarasikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu sebagai calon Presiden 2019.(Foto: EmaSukarelawanto-Bisnis)
BALI, Berita HUKUM - Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad mendeklarasikan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu sebagai calon Presiden Indonesia pada Pilpres 2019 mendatang.

Relawan Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad atau Kita AS 2019 yang terdiri dari sejumlah aktivis mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat dan simpatisan Abraham Samad di Bali menggelar diskusi dan deklarasi di Denpasar.

Koordinator Relawan KITA AS 2019 Denpasar Syamrawi mengatakan dukungan kepada Abraham tersebut karena pihaknya menilai Abraham memiliki ketegasan sikap, pemberani, dan berintegritas tinggi, baik dalam pemberantasan korupsi dan komitmen kebangsaan.

Sebagai generasi milenial, anak-anak muda menaruh harapan besar kepada figur yang memiliki integritas terhadap pemberantasan korupsi yang selama ini menjadi momok dan problem kronis bangsa ini.

"Lahirnya gerakan relawan AS sebagai bentuk kepedulian anak muda terhadap kondisi bangsa ini sehingga mendorong tokoh-tokoh yang diyakini mampu melihat masalah korupsi dan problem-problem bangsa lainnya secara jernih dan solutif," ujar Syamrawi, dikutip dari rilis, Sabtu (26/5).

Selain itu, para relawan meyakini komitmen kebangsaan Abraham tidak perlu diragukan lagi.

Saat pembacaan piagam deklarasi, relawan melakukan konferensi video dengan Abraham Samad yang tengah berada di Jakarta. Abraham amat mengapresiasi deklarasi tersebut.

"Terima kasih kepada kawan-kawan di Bali yang telah mendeklarasikan saya. Sungguh sebuah kejutan bagi saya, deklarasi dukungan muncul dari Bali. Saya akan menjaga amanah dukungan ini dengan melakukan kerja-kerja politik. Tentu saja dengan cara-cara yang beradab," tutur Abraham.

Sebelum pembacaan deklarasi, Relawan Kita AS Denpasar menggelar diskusi antikorupsi, dengan pembicara Wahyu Budi Nugroho, dosen Fisip Universitas Udayana.

Denpasar adalah kota keempat munculnya dukungan dan deklarasi untuk Abraham Samad. Sebelumnya, sejumlah relawan di Palembang, Padang, dan Makassar sudah mendeklarasikan mantan Ketua KPK tersebut.(es/bisnis/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Poster Jokowi Raja, Pasang Sendiri, Gaduh Sendiri, Copot Sendiri Lalu Tak Sudi Salahkan Diri
Diduga 'Merugikan' Capres Prabowo, Bupati Boyolali Dilaporkan ke Bawaslu RI
Survei IDM: Faktor Ekonomi Membuat Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Melorot
Deklarasi Jangkar-PAS Optimis Capai 33 Juta Relawan Dukung Prabowo - Sandi
KOBO1: Koalisi Buruh 01 Deklarasi Medukung Jokowi - Ma'ruf
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Menaker Hanif Dhakiri Membuka Seminar Kompetensi Lulusan Politeknik di Era Revolusi Industri 4.0
Polisi Menggelar 35 Adegan Reka Ulang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Jenazah Dufi, Korban Dalam Drum Dimakamkan di TPU Semper Cilincing
KPU Optimis, Pemilu Siap Diselenggarakan
Perang di Yaman: 'Bencana Kemanusiaan Terburuk Selama Satu Abad'
Poster Jokowi Raja, Pasang Sendiri, Gaduh Sendiri, Copot Sendiri Lalu Tak Sudi Salahkan Diri
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Jenazah Dufi, Korban Dalam Drum Dimakamkan di TPU Semper Cilincing
Peserta Kirab Pemuda 2018 Diharapkan Mampu Berimajinasi, Jangan Berhenti Menulis dan Membaca tentang Indonesia
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Lagi
KSPI Mendesak Semua Provinsi Tetapkan UMK di Atas PP 78/2015
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]