Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Qatar
Qatar Membuka Jalur Laut Langsung dengan Oman
2017-06-15 03:35:23

Kapal kargo yang digunakan lebih kecil agar bisa langsung mencapai Doha dari pelabuhan di Oman.(Foto: REUTERS)
QATAR, Berita HUKUM - Qatar sudah mulai menerobos pembatasan hubungan laut oleh negara-negara tetangganya dengan menggunakan pelabuhan di Oman.

Kapal kargo pertama sudah tiba di Qatar dari kota pelabuhan Sohar di Oman.

Otorita pelabuhan Qatar juga mengumumkan dua layanan baru langsung dari pelabuhan Hamad ke dua pelabuhan di Oman, Salalah dan Sohar, untuk menghindari kebutuhan jasa pelabuhan di negara tetangga Uni Emirat Arab, seperti selama ini.

Layanan baru perjalanan laut itu masing-masing akan dilakukan tiga kali seminggu.

Dan kapal kargo yang digunakan akan lebih kecil agar bisa langsung mencapai ibu kota Doha.

Beberapa negara Timur Tengah -antara lain Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir- memutus hubungan dengan Qatar karena dianggap mendukung kelompok militan.

Pemerintah Doha membantah tegas tuduhan tersebut.

Qatar., Arab SaudiHak atas fotoREUTERS
Image captionPos perbatasan darat Qatar-Arab Saudi kini kosong melompong.

Sebagai salah satu produser dan eksportir gas alam dunia, Qatar amat tergantung pada sumber pangan dan bahan baku impor.

Para pengamat memperkirakan sekitar 40% dari pasokan pangannya diimpor lewat Arab Saudi, satu-satunya negara yang memiliki perbatasan darat dengan Qatar.

Pentupan perbatasan itu oleh Arab Saudi mengancam pasokan pangan dan bahan baku untuk penyelesaian proyek pembangunan senilai US$200 miliar yang dibutuhkan untuk Piala Dunia 2022.

Namun Qatar pelan-pelan berupaya untuk mengatasi blokade yang dihadapinya dan Iran -yang merupakan seteru Arab Saudi- mengumumkan sudah menerbangkan lima pesawat membawa berbagai produk ke Qatar.

Turki juga diperkirakan akan berperan penting dalam memasok kebutuhan pangan ke Qatar.(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Qatar
Setahun Diboikot Negara-negara Teluk, Qatar 'Tidak Juga Tumbang'
Qatar Diberi Tenggat 48 Jam Penuhi Tuntutan 4 Negara Arab
Inilah 13 Tuntutan dan Ultimatum Arab Saudi pada Qatar
Pengasingan Qatar, kata Erdogan, 'Berlawanan dengan Nilai-Nilai Islami'
Qatar Membuka Jalur Laut Langsung dengan Oman
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pembangunan Jembatan dari Dana Desa Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Baik
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania
Petugas BLH Cepat Tanggap Demi Kaur Bersih dan Indah
Rencana Pembongkaran Masjid di Cina oleh Aparat 'Mengancam Perdamaian'
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]