Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Praperadilan
Putusan Prapid Siwaji Raja Keberadaannya Simpang Siur
2017-08-10 16:16:35

MEDAN, Berita HUKUM - Keberadaan salinan putusan Praperadilan Siwaji Raja yang diputus oleh Hakim Morgan Simanjuntak pada, Senin (7/8) kemarin masih simpang siur keberadaannya. Tersangka Siwaji Raja yang juga seorang pengusaha ditangkap polisi atas tuduhan yang diduga sebagai otak pembunuhan berencana terhadap rekannya sesama pengusaha, Indra Gunawan. Tersangka kemudian mengajukan praperadilan dan dikabulkan hakim.

Bahkan saat dikonfirmasikan kepada pihak Pengadilan kapan kepastian salinan putusan sampai kepada pemohon Siwaji Raja sebagai pemohon maupun termohon Polrestabes dan Kejari Medan, belum ada kepastian.

Begitu saat dikonfirmasikan kepada Humas Pengadilan Negeri Medan, Erintuah Damanik menyebutkan kalau mau konfirmasi masalah putusan praperadilan bisa langsung sama humas Jamaluddin. "Disini humas ada dua yakni, Jamaluddin dan Saya (erintuah,red) akan tetapi semua berkasnya diserahkan kepada Jamaluddin," sebut Erintuah Damanik.

Sementara itu, Jamaluddin menegaskan, sampai saat ini saya belum menerima berkas. "Jadi apanya yang mau disampaikan," ucapnya.

Tapi pak, tanya para wartawan, saat dikonfirmasi kepada Erintuah berkasnya sudah sama bapak. "Lha kalau bahan sama saya, pasti saya sudah tahu namun ini kan belum ada sama saya," ujarnya.

Ketika ditanyakan biasanya pak, kalau sudah diputuskan langsung dikirimkan kepada pemohon dan termohon?, mendengar itu, disini tidak ada istilah biasanya. "Siapa yang berkepentingan dalam kasus ini?," tanya Jamaluddin sembari meninggalkan awak media.

Sementara itu, ketika dikonfirmasikan kepada Kajari Medan Olopan maupun Kasi Pidum Kejari Medan, Taufik apakah mereka sudah menerima salinan petikan atau salinan putusan tidak mengangkat telephon selulernya.

Bahkan beberapa kali dihubungi tidak mengangkat termasuk juga saat dikonfirmasikan kepada Kasi Intel Kejari Medan, Syafrudianto juga tidak mengangkat.

Terpisah, KPR Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan, Nimrot S mengatakan hingga saat ini Siwaji Raja masih berada di Blok H Rutan Tanjung Gusta Medan.

Nimrot menegaskan terkait praperadilan Siwaji Raja kita belum menerima petikan maupun salinan putusan atau perintah eksekusi dari Kejari Medan. "Jadi Siwaji Raja masih berada di dalam rutan dengan surat penahanan terakhir dari Polrestabes Medan," pungkasnya.(bh/hpd)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Praperadilan
Putusan Prapid Siwaji Raja Keberadaannya Simpang Siur
Hakim Tolak Praperadilan Leni, Pengacara akan Lapor ke KY dan Kompolnas
Prof Dr Muzakir Pakar Hukum Pidana UII Jadi Saksi Ahli Kasus Praperadilan Leni
Pengacara Praperadilan Kasus Jeffriyansyah Pertanyakan Kejanggalan BAP dan BAPS Saksi Ahli
Diperiksa Hingga Diduga Mengalami Pendarahan, Polres Samarinda di Praperadilankan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ini Hoax, Kepala BNPB: Gunung Agung Belum Meletus, Bali Masih Aman
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Sufmi Dasco Ahmad: Komunisme Harus Diwaspadai
Panglima TNI: Jaga Terus Amanah Dan Kepercayaan Rakyat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Formappi Usul Buat Kajian Urgensi Pembangunan Gedung DPR RI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI
Polri dan Ditjen Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5 Konteiner Miras Senilai 26,3 Miliar
Peredaran PCC, Pemerintah Kecolongan Lagi, Aktor Intelektual Pengedar PCC Harus Diungkap
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]