Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Hakim
Pukul Hakim di Persidangan, Tomy Winata Himbau DA Agar Patuh dan Taat Hukum
2019-07-19 14:46:02

Pengusaha Tomy Winata (TW).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, BeritaHUKUM - Pengusaha Tomy Winata (TW) meminta kepada kuasa hukumnya yang berinisial DA agar patuh dan taat terhadap hukum.

Hal itu disampaikan TW setelah dirinya mendapatkan kabar terkait insiden pemukulan terhadap hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang dilakukan oleh DA pada Kamis 18 Juli 2019, dalam persidangan perdata dengan nomor perkara 223/pdt.G/2018/JKT, dengan penggugat pengusaha nasional, Tomy Winata (TW) melawan PT PWG.

"Tindakan DA memukul hakim di ruang pengadilan tidak seharusnya terjadi," ungkap Hanna Lilies, selaku juru bicara TW dalam keterangan resmi, Kamis (18/7).

"Kami dan TW sangat terkejut saat diberitahu tentang peristiwa pemukulan tadi siang dan kami sangat menyesalkan. Padahal selama ini yang kami tahu DA bukan termasuk orang yang temperamental. Oleh karena itu TW minta maaf kepada semua pihak khususnya pihak yang menjadi korban atas terjadinya hal tersebut. Kami pun heran apa yang menyebabkan dia gelap mata," tutur Hanna.

TW juga menghimbau kepada DA agar taat dan patuh terhadap aturan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. "Sehubungan dengan peristiwa tersebut TW sedang berusaha untuk mempercepat kepulangannya ke Tanah Air," ujar Hanna.

Sementara, Polisi, dalam hal ini Polda Metro Jaya, telah menetapkan pengacara dari pengusaha ternama di Indonesia Tomy Winata, yang berinisial DA sebagai tersangka.

DA ditetapkan sebagai tersangka setelah aksinya yang memukuli hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/7/19).(hn/bh/amp)

Share : |

 
Berita Terkait Hakim
Pukul Hakim di Persidangan, Tomy Winata Himbau DA Agar Patuh dan Taat Hukum
Tak Setuju Calon Hakim Agung, Komisi III Lapor ke Paripurna
Komisi III Tolak Keempat Calon Hakim Agung
DPR Setujui Aswanto dan Wahiduddin Sebagai Hakim Agung
Komisi III Sahkan Dua Hakim MK
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pekerja Lokal
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]