Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Hong Kong
Protes Hong Kong: Pengunjukrasa Blokade Kereta dan Jalan-jalan Menuju Bandara
2019-09-02 16:43:27

Kereta ke bandara dihentikan dan jalan ditutup, sehingga sebagian besar penumpang harus berjalan kaki ke terminal bandara.(Foto: Istimewa)
HONG KONG, Berita HUKUM - Pengunjukrasa pro-demokrasi di Hong Kong memblokade jalan raya dan kereta menuju bandara yang menyebabkan gangguan operasi salah satu bandara tersibuk di Asia.

Kereta ke bandara dihentikan dan jalan ditutup sehingga para penumpang harus berjalan kaki ke terminal bandara.

Sebagian besar penerbangan beroperasi seperti biasa, tetapi dilaporkan adanya penundaan pada penerbangan tertentu.

Ribuan orang demonstran berpakaian hitam kemudian mencoba memasuki gedung terminal bandara, tetapi dihentikan oleh polisi antihuru-hara.

hongkongHak atas fotoCHRIS MCGRATH/GEETY
Image captionPengunjukrasa memblokir jalan raya yang menyebabkan terganggunya operasi salah-salah bandara tersibuk di Asia itu.

Pada Sabtu (31/08) lalu, aparat polisi dan para pemrotes terlibat bentrokan setelah otoritas keamanan wilayah itu melarang aksi unjuk rasa.

Tembakan peringatan ditembakkan ke atas dan gas air mata serta meriam air digunakan untuk membubarkan puluhan ribu pengunjukrasa.

Foto-foto kemudian memperlihatkan serombongan polisi antihuru-hara memukul para pemrotes dengan tongkat dan menggunakan semprotan merica di dalam kereta metro Hong Kong.

Warga Hong Kong turun ke jalan pada Sabtu untuk menandai ulang tahun kelima ketika Beijing melarang pemilihan demokratis secara penuh di wilayah administrasi khusus China itu.

hongkongHak atas fotoCHRIS MCGRATH/GETTY
Image captionPara calon penumpang harus berjalan kaki ke termibal bandara akibat unjuk rasa di sekitar bandara.

Krisis politik di Hong Kong, yang merupakan bekas jajahan Inggris, kini dilanda unjuk rasa yang sudah berjalan tiga bulan, kata wartawan BBC China, Stephen McDonnell.

Apa yang terjadi di bandara Hong Kong?

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di stasiun bus utama di dekat bandara Chek Lap Kok, Hong Kong, pada Minggu (1/9) pagi.

Para pegawai dan karyawan bandara yang diperkuat oleh petugas kepolisian berusaha menghentikan langkah mereka.

Para demonstran kemudian pindah ke bagian lain kompleks bandara, lalu berusaha memblokade jalan dan jaringan transportasi lainnya.

Hong KongHak atas fotoCHRIS MCGRATH/GETTY
Image captionPara demonstran kemudian pindah ke bagian lain kompleks bandara, lalu berusaha memblokir jalan dan jaringan transportasi lainnya.

Bandara Hong Kong ini dibangun di atas pulau kecil yang terpencil dan hanya dapat dicapai melalui serangkaian jembatan.

"Jika kami mengganggu bandara, lebih banyak orang asing akan membaca berita tentang Hong Kong," kata seorang pengunjuk rasa seperti dikutip oleh kantor berita Reuters

Layanan kereta ekspres bandara sempat ditangguhkan. Para pejabat mengatakan ini terjadi karena adanya puing-puing dilemparkan di atas rel.

Setelah kedatangan polisi anti huru hara, para demonstran sempat membangun barikade untuk memperlambat gerak maju mereka, kemudian meninggalkan bandara dengan berjalan kaki.

Pada Agustus lalu, para pengunjukrasa sempat melumpuhkan bandara selama beberapa hari, yang mengakibatkan ratusan penerbangan harus dibatalkan.(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Hong Kong
Hong Kong: Pemerintah akan Menarik RUU Ekstradisi yang Menjadi Sumber Kerusuhan
Protes Hong Kong: Pengunjukrasa Blokade Kereta dan Jalan-jalan Menuju Bandara
Protes Hong Kong: Aktivis Muda Pro Demokrasi Terkenal Joshua Wong Ditangkap Lagi
Protes Hong Kong: Apakah China Bisa Campur Tangan Militer dan Politik?
Pengunjuk Rasa dan Polisi Hong Kong terlibat Bentrokan di Sejumlah Lokasi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul
Korupsi Berkomplot Anggota DPRD Kaltim, KPADK Minta Jaksa Agung Periksa Kembali 6 Tersangka
Legislator Anggap Karhutla Sebagai Bentuk Kegagalan Pemerintah
Tolak Bantuan DKI Jakarta Atasi Karhutla, Warga Riau Sebut Pemprov Riau Sombong
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]