Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KPK
Presidium Nasional KPI Bentangkan Spanduk 20 Meter 'Jangan Benturkan Polri dan KPK !!'
2018-10-12 23:41:17

Presidium Nasional KPI Gelar aksi dukungan untuk KPK dan Polri dengan membentangkan spanduk sepanjang 20 meter.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mendapatkan dukungan dari Presidium Nasional Konfederasi Pemuda Indonesia (KPI) terkait upaya pihak-pihak tertentu yang ingin membenturkan dan mengadu domba antara dua institusi negara, KPK dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Kami dari konfederasi nasional Indonesia sebagai wadah berhimpun dari 28 organisasi kepemudaan, ingin menyatakan sikap perlu langkah-langkah konkret untuk menyelamatkan kedua institusi lembaga negara yaitu KPK dan Kepolisian Republik Indonesia," kata Chairul Razak, Ketua Umum Warga Jaya seusai mendampingi Ketua Presidium Konfederasi Pemuda Indonesia (KPI) Lisman Hasibuan dan bersama para pimpinan organisasi lainnya dalam penyerahan surat dukungan kepada KPK yang diterima melalui biro humas KPK, di halaman Gedung Merah Putih KPK, Jalan HR.Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jum'at (12/10).

Chairul mengutarakan bahwa pernyataan dukungan itu sebagai langkah konsen Presidium Nasional KPI untuk menyikapi muncul dan viralnya pemberitaan dari Indonesialeaks yang diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Langkah-langkah maupun upaya begitu juga berita-berita yang patut diduga perlu diklarifikasi terkait dengan beragam persoalan korupsi sebagaimana yang sekarang ini muncul di publik, dan itu karena kita negara hukum, kita perlu menegakkan supremasi hukum, biarlah pranata hukum yang menjalankan ini. Jangan dicampur adukkan dengan kepentingan politik atau kepentingan yang ditunggangi dengan beragam alasan apapun. Inilah yang menjadi konsen kami dari para ketua umum organisasi kepemudaan agar dua lembaga ini tidak dibenturkan, karena hal itu akan kontraproduktif dan justru akan merugikan masyarakat dan penegakkan hukum itu sendiri," ujar Chairul.

Selain menyerahkan surat dukungan, Ketum Warga Jaya dan bersama pimpinan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Presidium Nasional KPI, melakukan aksi membentangkan spanduk sepanjang 20 meter dengan bertuliskan 'Jangan Benturkan Polri dengan KPK' dan seraya meneriakkan yel-yel 'Save KPK' dan 'Save Polri', di lokasi.

Sementara dalam pernyataan tertulis tersebut, Presidium Nasional KPI menegaskan, "Kami menyatakan akan berada di belakang kedua lembaga negara ini sebagai sebuah kekuatan moral dari masyarakat Indonesia khususnya dari komponen Pemuda Indonesia."

"Kami Presidium Nasional KPI berencana melakukan audiensi dengan pihak KPK untuk bertukar informasi dalam penegakkan hukum dan gerakan anti korupsi," tutup Chairul.

Perlu diketahui, Presidium Nasional KPI sebelumnya juga telah memberikan dukungan untuk institusi Polri melalui surat dukungan tertulis yang diserahkan langsung kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan pada Kamis kemarin (11/10).(bh/amp)


Share : |

 
Berita Terkait KPK
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang Akan Tuntut Balik Polda Jateng dan PT Katama Surya Bumi
Sambangi Komnas HAM, LKBHMI Minta Dalang Kerusuhan 21-22 Mei di Ungkap
Amien Rais: Seorang Muslim Tidak Boleh Berpikir Kalah di Dunia, Menang di Akhirat
Mahasiswa Hukum UBK Lakukan Penelitian di PPWI terkait UKW
Pukul Hakim di Persidangan, Tomy Winata Himbau DA Agar Patuh dan Taat Hukum
Pos Indonesia Tak Boleh Ditutup
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]