Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Hari Pers Nasional
Presiden Jokowi: Pers Pilar Penegak Penyampaian Kebenaran
2018-02-10 06:59:13

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam Puncak Perayaan Hari Pers Nasional 2018 di Danau Cimpago, Padang, Jumat (9/2).(Foto: Istimewa)
PADANG, Berita HUKUM - Puncak perayaan Hari Pers Nasional 9 Februari 2018 tidak kalah meriah dari tahun-tahun berikutnya. Bahkan, tahun ini dikatakan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono sebagai kegiatan tahunan yang paling ramai dibandingkan pesta lainnya sejak 9 tahun lalu. Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tamu kehormatan pun membuat penutup rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional 2018 semakin riuh di Danau Cimpago Kota Padang, Jumat (9/2).

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa selama lima tahun belakangan ini, ia sering mendengar analisis bahwa hadirnya media sosial akan menggeser eksistensi media mainstream maupun media massa. Menurutnya, era lompatan seiring kemajuan-kemajuan di bidang teknologi ini harusnya membuat pers semakin diperlukan untuk bangsa Indonesia.

"Dengan melimpahnya informasi, pers semakin diperlukan, pers sebagai pilar penegak penyampaian kebenaran. Pers sebagai pilar penegak fakta-fakta. Pers sebagai penegak aspirasi-aspirasi yang ada di masyarakat," ungkapnya.

Ia pun kembali menambahkan bahwa insan pers dapat membangun narasi budaya baru dan peradaban baru. Tak hanya itu, pers dianggap dapat memotret peradaban masyarakat terkini sehingga inovasi-inovasi terbaru yang hadir di masyarakat dapat terekam jelas.

"Maka dari itu, pers diperlukan karena mereka dapat membangun narasi peradaban baru," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut juga Presiden Joko Widodo meresmikan revitalisasi kawasan rumah gadang di Kab. Solok Selatan sebanyak 1000 unit. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dihadapan seluruh tamu undangan yang hadir dari mulai tokoh pers nasional, tokoh pers negara tetangga, hingga Menteri Negara dan Para Pimpinan Daerah.

Hadiah Sepeda

Tak hanya sambutan, Presiden juga memberikan hadiah kepada salah satu pers yang beruntung dipanggil ke atas panggung berdiri dengannya. Presiden Joko Widodo secara spontan meminta pers tersebut untuk bertukar peran dengannya sambil menanyakan siapakah menteri yang paling penting.

Jurnalis tersebut mengungkapkan bahwa menteri yang penting menurutnya adalah menteri yang paling bisa membuat Presiden nyaman. Tanpa basa-basi, Jokowi mendesak wartawan tersebut untuk menjawab dengan tegas siapakah menteri yang ia maksudkan.

"Baik, menteri yang urusi wartawan," jawab Yusrinur, salah satu pers senior yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk berbincang langsung dengan Presiden di atas panggung.

Presiden pun kembali bertanya siapakah menteri yang mengurusi wartawan tersebut. Yusrinur menekankan bahwa Menteri Kominfo adalah menteri yang paling penting saat ini karena peran pentingnya untuk meyakinkan seluruh informasi dapat tersebar dari kota hingga ke pelosok desa.(kominfo/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Hari Pers Nasional
AJI dan IJTI Mendesak Revisi Tanggal Hari Pers Nasional
Presiden Jokowi: Pers Pilar Penegak Penyampaian Kebenaran
Pers Jangan Jadi Alat Pemilik Modal
DPR Berharap Pers Nasional Jaga Kesinambungan Demokrasi
Konvensi HPN 2018: Iklim Bermedia yang Sehat dan Seimbang
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Haedar: Suara Muhammadiyah Merupakan Bagian dari Sejarah Berharga
Komikus Jepang Onan Hiroshi yang Sindir Proyek Kereta Cepat Jokowi Minta Maaf
Menutup Lomba Band Piala Kapolri, Kapolri: Generasi Muda Jauhi Narkoba
Milad 1 Bang Japar: Meneguhkan Konsistensi dan Komitmen untuk Kemaslahatan Umat
Polri, Kemenhub Menggelar Pembuatan SIM A Umum Kolektif Hanya Rp 100 Ribu
DPR Apresiasi Pembatalan Penunjukan Polri Sebagai Pj. Gubernur
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Milad 1 Bang Japar: Meneguhkan Konsistensi dan Komitmen untuk Kemaslahatan Umat
Deklarasi Kaukus Pembela HRS dengan 3 Tuntutan Umat (Trituma)
Hasil Survey Elektabilitas Terus Turun, Jokowi Perlu Tebar Pesona
PDIP Usung Jokowi, Peta Kekuatan Sementara Jokowi Vs Prabowo untuk Pilpres 2019
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]