Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penistaan Agama Islam
Presedium 212 Melaporkan Ketua BTP Mania Imanuel Ebenezer
2019-02-04 19:59:18

Juru bicara Presidium Alumni 212 Eka Gumilar saat menunjukkan bukti LP.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presedium 212 melaporkan Ketua BTP Mania Imanuel Ebenezer ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada, Senin (4/2).

Imanuel dilaporkan lantaran pernyataan yang menuduh dan menghina Gerakan 212 sebagai 'penghamba uang' pada acara gelar wicara di stasiun televisi nasional Inews pada, Kamis (31/1/2019) pekan lalu.

Juru bicara Presidium Alumni 212 Eka Gumilar menilai, peryataaan fitnah yang keji.yang dilontarkan oleh Ebenezer begitu menohok. Selain itu, ia mengklaim pernyataan fans Ahok tersebut membuat sakit hati umat Muslim khususnya peserta aksi 212.

Ia dilaporkan oleh presidium alumni 212 ke Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan yang tercantum LP/701/II/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 4 Februari 2019.

"Kami laporkan Imanuel karna kami nilai sudah sangat menohok sekali perasaan umat muslim khsusunya umat peserta aksi 212. Beliau katakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuan-tuannya adalah uang dan ini sangat menyakiti hati umat 212," kata Jubir Presidium Alumni 212 Eka Gumilar di lokasi, Senin (4/2).

Dalam laporan ini, Eka yang didampingi oleh kuasa hukum, Zulfian S Rehalat mengatakan kalau Imanuel mungkin lupa kalau massa Aksi 212 tidak hanya datang dari umat muslim saja. Namun, Presiden Joko Widodo pun ikut hadir di aksi 212.

"Kedua mungkin saudara Imanuel ini lupa 212 ini bukan hanya umat muslim, banyak juga yang non musllim ikut hadir dalam aksi itu juga. Bahkan pak Jokowi pun ikut hadir juga waktu itu," ujarnya.

Dengan laporan ini, ia berharap Kepolisian segera memproses ujaran kebencian dan memeriksa Imanuel.

"Alhamdulillah pihak kepolisian kooperatif sekali, saya kira ini daerah yg sensitif yg harus ditindak lanjuti dan saya optmis sekali kepolsian akan bijaksana, profesional, akan membantu kita memproses laporan kita," pungkasnya.

"Pelapor terancam penghinaan atau kelompok golongan pasal 156 KUHP," sambung Zulfian.(bh/as)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Kapolda Hadiri Peringatan HUT Provinsi Gorontalo Ke-19
Taylor Swift terancam tak bisa nyanyikan lagunya sendiri
Hong Kong Resesi Ekonomi Pertama dalam Satu Dekade Akibat Unjuk Rasa Anti-Pemerintahan
'Gencatan Senjata' Israel-Gaza Dimulai, Warga Cemas akan Pecah Perang
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ETOS Indonesia: Nama Ridwan Hisjam Menguat Menuju Golkar 1
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Komisi IX Upayakan Iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri Tidak Naik
Jelang Munas X Partai Golkar, Bamsoet Cooling Down agar Pendukungnya Tak Digeser dan Disingkirkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]