Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Prabowo Subianto Terima Gelar Bangsawan Kesultanan Pontianak
2019-03-19 07:32:08

PONTIANAK, Berita HUKUM - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melanjutkan lawatan politiknya ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Di ujung barat Pulau Kalimantan ini, Prabowo menerima gelar bangsawan dari Kesultanan Kadriah Pontianak.

Gelar bangsawan Kesultanan Pontianak diberikan langsung oleh Sultan Pontianak IX Syarif Machmud Alkadrie kepada Prabowo. Proses pemberian gelar bangsawan diawali dengan pembacaan sholawat Diba'i oleh pemuka adat Kesultanan Pontianak.

Prosesi selanjutnya adalah pembacaan sumpah penganugerahan gelar bangsawan Kesultanan Pontianak. Dalam prosesi itu, Prabowo diminta memegang teguh ajaran agama sebagaimana telah tertulis dalan Al-Qur'an dan sunnah.

"Sesungguhnya sultan memberikan gelar adat bangsawan Datuk Sri Setia Negara agar selalu menjadi tanggung jawab menerapkan ajaran Al-Quran dan sunnah," kata Sultan Syarif, Minggu (17/3).

Usai dianugerahi gelar bangsawan, Prabowo tampil mengenakan baju adat Kesultanan Pontianak. Mengenakan baju setelan warna gading, dengan ikat kain tenun merah bersulam emas di pinggang, berselempang kain warna emas dan peci hitam dengan tali emas melingkar, serta dua tanda bintang di dada.

Usai prosesi adat itu, Prabowo juga telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kesultanan Pontianak. Sebagai keluarga, Prabowo diminta menjaga nama baik kesultanan.

"Kami tabalkan sebagai Datuk Sri Setia Negara yang merupakan seorang bangsawan Kesultanan Pontianak. Sejak diangkat gelar kebangsawanan ini, maka bersatulah persaudaraan kita dunia akhirat. Jaga kehormatan dan martabat kesultanan ini," kata Sultan Syarif.

Dalam sambutannya, Sultan Syarif mendoakan Prabowo bisa melalui pemilu 2019 dengan lancar dan mendapatkan mandat dari rakyat untuk memimpin negeri ini.

"Semoga kedatangan beliau di Istana Kadriyah ini bisa mengantarkan beliau menuju istana negara. Mewakili rakyat Kalbar, mudah-mudahan beliau terpilih jadi presiden," kata Sultan Syarif.

Prabowo menyampaikan ucapan terimakasih atas penganugerahan gelar bangsawan Kesultanan Pontianak. Baginya, penganugerahan gelar adat ini adalah sebuah kehormatan besar.

"Saya sangat berterimakasih atas pemberian gelar ini. Ini sangat luarbiasa. Sambutan rakyat Pontianak sangat luarbiasa," kata Prabowo.

Sementara, melanjutkan lawatan politiknya ke Pontianak, Kalimantan Barat. Di bumi katulistiwa ini, Prabowo yang disambut meriah gegab gempita oleh ribuan masyarakat Pontianak dan sejumlah kota besar di Kalimantan Barat.

Titik utama penyambutan Prabowo berada di Bandara Supadio, Pontianak. Dari bandara, capres nomor urut 02 itu diarak menuju lapangan Istana Kadriah, Pontianak, Kalimantan Barat. Di lokasi ini, ribuan emak-emak dan anak muda telah menunggu kedatangan Prabowo sejak pagi.

Berbagai kegiatan dilakukan emak-emak untuk menyambut kedatangan Prabowo, di antaranya melakukan balas pantun khas melayu.

"Impor beras ikan sarden, 2019 ganti presiden," kata seorang emak-emak di atas podium disambut tepuk tangan para hadirin.

"Lari-lari sampai keringat larinya di malam hari, kalau saudara-saudara masih semangat ayo angkat tangan dua jari," balas emak-emak lainnya.

Tak hanya berbalas pantun, ribuan masyarakar Pontianak juga melakukan senam dua jari hingga senam gandong (gantian dong) sambil melambaikan bendera merah putih di tangan.(ps/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Kementan dan Polri Tingkatkan Sinergitas Guna Perketat Pengawasan
Sejumlah Fakta Keanehan Terungkap di Sidang Kasus PT Hosion Sejati
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]