Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Parpol
Prabowo Antar Berkas Pendaftaran Partai Gerindra Peserta Pemilu 2019 ke KPU
2017-10-15 12:22:17

Prabowo Subianto daftarkan Gerindra ke KPU.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto membawa berkas pendaftaran ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk mendaftarkan partainya sebagai partai politik (parpol) calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, Sabtu (14/10).

Kedatangan Prabowo disambut oleh Anggota KPU RI, Hasyim Asy'ari, dan Pramono Ubaid Tanthowi, serta jajaran Sekretariat Jenderal KPU RI di ruang sidang utama KPU RI, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Jakarta.

Dalam pernyataan pers yang dilakukan, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada semua unsur partainya yang sebelumnya telah bekerja keras mempersiapkan seluruh dokumen yang dibawanya untuk melakukan pendaftaran.

"Kita secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai partai politik dengan kerja keras dari semua unsur. Kami hadir lengkap, 100 persen seluruh provinsi, 100 persen seluruh kabupaten, dan 100 persen seluruh kecamatan di seluruh Indonesia," kata Prabowo.

"Terima kasih kepada semua jajaran yang telah membantu kita sehingga pendaftaran ini bisa kita laksanakan dengan baik, dalam waktu yang singkat," lanjutnya.

Prabowo juga mengapresiasi KPU yang telah mempersiapkan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Menurutnya sistem tersebut telah mengalami kemajuan, sehingga proses unggah data parpol dapat dipantau dengan baik, serta dapat meminimalisir kegandaan anggota dalam tubuh parpol.

"Kita juga menghargai inovasi-inovasi, perbaikan-perbaikan di KPU. Dengan Sistem Informasi Partai Politik yang baru, kita lihat ada kemajuan dalam administrasi sehingga akurasi, dan sistematika pendaftaran, keanggotaan bisa dilihat jelas, tidak duplikasi dan sebagainya," ujar dia.

Untuk proses penelitian berkas pendaftaran, Prabowo mengucapkan selamat bekerja kepada KPU. Ia berharap proses tersebut dapat berjalan lancar dan tertib.

"Kemudian saya rasa mereka (KPU) akan terus melakukan verifikasi sampai beberapa saat, kita berharap semua lancar, dan tertib. Dan kita mengucapkan selamat bekerja kepada KPU," kata Prabowo.
Sementara, pendaftaran partai politik (parpol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah ranah kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) dan Peraturan KPU.

Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari menegaskan hal tersebut bahwa ranah pendaftaran ini belum pada memenuhi syarat atau tidak, karena mekanisme itu ada saatnya nanti pada penelitian administratif.

"Jadi pendaftaran ini hanya pada lengkap apa belum dokumennya. Apabila sudah lengkap, pendaftaran baru bisa diterima," jelas Hasyim di depan awak media seusai jam pendaftaran ditutup pada pukul 16.00 WIB, Sabtu (14/10) di kantor KPU RI.

Tahapan selanjutnya pemeriksaan dan pencocokan dokumen, tambah Hasyim, kemudian juga terkait keabsahan dokumen. Apabila nanti ada yang belum memenuhi syarat, KPU memberi kesempatan untuk perbaikan juga. Terkait kepengurusan, Hasyim juga menegaskan bahwa ukuran KPU sesuai UU adalah SK Kemenkumham.

"KPU telah membuka pendaftaran parpol hingga hari ke-12, hingga saat ini 11 parpol sudah mendaftar ke KPU, ada yang sudah lengkap dan diterima pendaftarannya, ada juga yang masih harus melengkapi dokumen," ujar Hasyim.

Terkait SIPOL, dari 73 parpol yang terdaftar di Kemenkumham, ada 30 parpol yang meminta akun, namun masalah mendaftar atau tidak mendaftar, itu kembali ke masing-masing parpol.(KPU/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Parpol
Prabowo Antar Berkas Pendaftaran Partai Gerindra Peserta Pemilu 2019 ke KPU
Parpol Wajib Mendaftar di KPU dan Input Aplikasi Sipol
Tiga Syarat Pencalonan yang Berasal dari Parpol
DPR Tegaskan UU Parpol Beri Jaminan Perlindungan Bagi Parpol
Pemerintah Tak Perlu Masuk Dalam Konflik Parpol
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Yocie Gusman Plt Direktur Utama BJB Syariah Ditetapkan Tersangka
Panglima TNI: Keberhasilan Tugas Milik Anak Buah, Kegagalan Tanggung Jawab Komandan
BPKH Diharapkan Investasikan Dana Haji untuk Pesawat dan Hotel Jemaah
Kebijakan Bebas Visa Tidak Datangkan Wisatawan Secara Signifikan
Aparat Hukum Diminta Selidiki Dugaan Money Laundering
Polda Metro Jaya dan APPI Menggelar Sarasehan dan Dialog UU No 42/1999 Jaminan Fidusia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda
Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
Akhirnya PBB - PKPI - Partai Idaman Lolos Pendaftaran Pemilu 2019
KPK Tidak Temukan Setya Novanto, Tim KPK Terus Cari Setya Novanto
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]