Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Pencemaran Nama Baik
Posting Meme Amien Rais, Mantan Direktur Indosat Dipolisikan
2018-06-27 11:34:58

JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan direktur PT Indosat Syakieb Sungkar kesandung masalah setelah memposting foto meme Amien Rais yang diunggah di akun facebooknya.

Syakieb dipolisikan Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke Bareskrim Polri, Selasa (26/6).

Yang dipermasalahkan adalah, meme yang diunggah pada Senin (25/6/2018) pukul 21.08 WIB itu dianggap melecehkan.

Sebab, foto tersebut adalah sebuah meme dengan kepala dan wajah Amien Rais.

Namun, tubuhnya bertelanjang dana disertai kain compang-camping yang terlilit di pinggang serta tanpa menggunakan alas kaki. Dalam meme itu diberi caption 'jalan kaki Jogja-Monas'.

Kuasa hukum alumni IMM, Wa Ode Nur Zaenab di Bareskrim Polri, menyatakan, unggahan itu disebutnya sudah cukup menjadi bukti.

"Nampak dideskripsikan sebagai seorang gelandangan atau orang gila yang tidak pantas," jelas dia, Selasa malam (26/6).

Hal itu tak sebanding dengan Syakieb sebagai seorang intelektual, terpelajar, profesional dan lulusan universitas ternama di Bandung.

Ia juga sudah sangat paham akan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), tak seharusnya mengunggah foto tersebut.

"Yang bersangkutan tidak selayaknya lakukan hal demikian, posting foto seorang tokoh yang merendahkan dengan sedemikian rupa," sebut Wa Ode.

Atas perbuatannya, Syakieb diduga tidak hanya melanggar pasal 27 ayat 3 dan 28 aya 2 UU ITE, dia juga dinilai melanggar pasal 28 ayat 2 di undang-undang yang sama.

Sebab, Amien katanya merupakan tokoh bangsa, agama, dan orang yang memiliki peran penting di kalangan Muhammadiyah.

"Ini sudah masuk ke SARA sebenarnya," tegas Wa Ode.

Dalam laporannya, pihaknya menyertakan barang bukti berupa postingan gambar yang diunggah Syakieb.

Dia berharap dengan laporan ini menjadi pelajaran bagi mereka yang berniat menghina martabat seseorang atau kalangan tertentu di sosial media.

Sementara, Sekjend Kornas Forum Komunikasi Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Azrul Tanjung mengatakan pihaknya sangat tersinggung dengan postingan tersebut.

"Kita anggap tidak pantas, tidak senonoh karena dilakukan secara terbuka di media sosial Facebook, ya kita melaporkan beliau. Saya berharap segera Polri mengusut kasus ini sebagaimana seharusnya," kata Azrul di samping Wa Ode.

Saksi pelapor Dr. (Cdt) Eneng Humaeroh, Spdi., MA. dalam pernyataan persnya, Selasa (26/6) mendesak polisi untuk segera mengusut tuntas tindakan kriminal berupa pencemaran mama baik dan penghinaan tersebut dengan segera melakukan penangkapan dan memproses hukum pemilik akun facebook yang diketahui sebagai profesional di bidang telekomunikasi dan lulusan universitas di Chicago dan lulusan PTN ternama di Indonesia.




(Alumni IMM melaporkan ke Bareskrim Polri)

Berdasar liputan JawaPos.com mencoba mengonfirmasi mantan Direktur PT Indosat Syakieb Sungkar. Namun, sampai saat ini belum ada respons.

Sumber:
Pojoksatu
Mediaharapan

***

Berdasar penelusuran, unggahan meme Amien Rais sudah tidak didapati di laman akun facebook Syakieb Sungkar (https://www.facebook.com/syakieb.sungkar)

Di akun facebook Syakieb Sungkar tertulis di biodata:

- Director of Sales di AXIS GSM YG BAIK

- Citizen di MyRepublic

- Bekerja di PT. Mora Telematika Indonesia (MORATELINDO)

- Bekerja di Art

- Pernah bekerja sebagai Director of Sales di PT. Indosat Tbk<

- Mengambil jurusan Management di The University of Chicago

- Jurusan Digital Telecommunications di Cable and Wireless College, Coventry

- Jurusan Teleco di Institut Teknologi Bandung

- Bersekolah di ITB(institut teknologi bandung)

- Tinggal di Daerah Khusus Ibukota Jakarta

(portalislam/gelora/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
Elemen Warga Solo Raya Polisikan Bupati Boyolali Yang Menghina Capres Prabowo 'Asu'
Tersinggung, Dakun Warga Asal Boyolali Laporkan Prabowo Subianto ke Polisi
Merasa Dirugikan, Rizal Ramli Tuntut Surya Paloh Ganti Rugi 1 Triliun
Juru Bicara Komisi Yudisial Dipolisikan atas Tuduhan Fitnah oleh Puluhan Hakim
Iseng Hina Presiden di Medsos, Seorang Pelajar Ditangkap Polisi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Fadli Zon Nilai Data Pertanian Masih Kurang dan Lemah
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Fahri Hamzah Kritisi Sikap BIN Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal
Baiq Nuril Yakin Upaya PK Bakal Dikabulkan Mahkamah Agung
Panglima TNI Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada 100 Ahli Waris Penumpang Pesawat Lion Air JT-610
Saksi Ahli: Peraturan Dewan Pers Melanggar Undang-Undang Pers
Polisi Melakukan 37 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di TKP Pondok Melati Bekasi
Polisi Bekuk Premanisme di Diskotik Bandara yang Mengakibatkan 2 Korban Tewas
Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Dufi!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]