Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Politisi India Mulai Gelisah
Friday 26 Aug 2011 02:06:47

Aktivis antikorupsi India, Anna Hazare (Foto: AP Photo)
*Imbau aktivis antikorupsi Anna Hazare untuk menghentikan aksi mogok makan

NEW DELHI-Politisi dari partai utama India mendesak aktifis antikorupsi Anna Hazare mengakhiri aksi mogok makan. Perdana Menteri Manmohan Singh sebelumnya juga telah meminta Hazare menghentikan aksinya tersebut. Hazare,74, kini dilaporkan telah kehilangan bobot tubuh sebesar 5kg dan menolak saran dokter untuk di infus agar tidak dehidrasi.

Desakan para politisi ini disampaikan setelah membahas permintaannya untuk mengeluarkan undang-undang antikorupsi. Kedua belah pihak mengaku pertemuan berlangsung produktif, tetapi mereka enggan memberikan penjelasan lengkap. "Tidak ada resolusi untuk sekarang. Pembicaraan akan berlanjut. Akan ada diskusi lagi," demikian penjelasan salah satu wakil Hazare kepada saluran berita Doordarshan.

Meski ada kebulatan suara di antara partai politik untuk mendesak Hazare menghentikan aksi mogok makan, tetapi banyak yang memprotes karena permintaannya itu akan merusak kedaulatan parlemen India.

Manmohan Singh, yang bertemu dengan semua partai di Parlemen Rabu (24/08) mengatakan, pertemuan yang diinginkan pendukung Hazare adalah pemerintah meloloskan rancangan undang-undang antikorupsi usulan mereka dalam beberapa hari mendatang. "Perkembangan terbaru meningkatkan isu terkait fungsi demokrasi parlemen yang menjadi kepedulian kita semua," katanya kepada para politisi, seraya mengatakan dia mencari tuntunan untuk mencari jalan maju.

Sebelumnya Hazare mengatakan pemerintah tidak memiliki niat baik untuk memberantas korupsi. "Jadi saya memutuskan hingga nafas terakhir, sampai pemerintah menyerah terkait isu ini, saya tidak akan mundur. Saya tidak peduli, bahkan jika saya sampai mati," katanya kepada para pendukungnya yang berkumpul di lapangan Ramliladi, Delhi, tempat dia mogok makan.

Dalam sebuah surat kepada Hazare, Perdana Menteri mengatakan dia berkomitmen untuk mencari jalan terbaik dan akan memutuskan secepatnya. Pada April lalu, Hazare juga melakukan aksi mogok makan selama empat hari ketika pemerintah mengatakan dia tidak bisa membantu membuat rancangan legislasi untuk membentuk sebuah lembaga khusus, lokpal-sebuah badan independen yang memiliki kekuasaan untuk menyelidiki politisi dan pegawai negeri sipil yang diduga terlibat korupsi.

Rancangan akhir undang-undang ini diajukan awal Agustus, tetapi Hazare dan aktifis lainnya menolaknya karena dalam rancangan undang-undang disebutkan bahwa perdana menteri dan hakim senior masuk dalam pengecualian dari penyelidikan.

India saat ini dipukul dengan serangkaian skandal korupsi tingkat tinggi yang dikritik oleh pengamat sebagai bukti dari kebudayaan korupsi yang terjadi di pemerintahan Singh. Sebuah jajak pendapat terbaru mengatakan korupsi di negara ekonomi terbesar ketiga Asia ini merugikan negara miliaran dolar dan mengancam pertumbuhan ekonmi. (bbc/sya)

Share : |

 
Berita Terkait
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Jaksa Agung Serahkan Aset Rampasan Terpidana Korupsi Adrian Waworuntu ke Kejati NTT
DPR: Rencana Pemindahan Ibukota Ancam Kedaulatan Nasional
Gerakan Bela Korban Pinjaman Online Demo di Depan KPK: Stop Rentenir Online!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]