Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Narkoba
Polisi Tangkap Pretty Asmara dan 7 Rekan Artis di Hotel terkait Narkoba
2017-07-18 18:13:57

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polisi menangkap Pretty Asmara artis bertubuh tambun diduga terkait kasus kepemilikan narkotika di Hotel Grand Mercure jalan H Benyamin Sueb Kav B-6 Super Blok Mega Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan unit III Subdit II Dirnakoba Polda Metro Jaya memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya pesta narkoba.

"Pretty Asmara ditangkap di sebuah hotel pada hari Minggu 16 Juli 2017, sekitar pukul 01.00 WIB," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8).

Menurut Argo, penyelidik mendapat infomasi bahwa Pretty sudah membooking tempat di Room Paris Center Stage Club dan Karaoke Hotel Grand Mercure Jakarta. Anggota melihat Pretty keluar Room menemui seorang laki-laki dengan gerak gerik mencurigakan, kemudian dilakukan penangkapan.

"Dari pengeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu 2,03 gram, ekstasi 23 butir dan happy five 38 butir, serta uang Rp 25 juta," ungkap Argo.

Selanjutnya, Kasubdit II Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander menyampaikan ada tujuh artis yang ditangkap sebagai rekan-rekan Pretty dan satu lagi AL masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Dari tes hasil urine memang Pretty negatif, tetapi Pretty sebagai perantara untuk rekan-rekannya untuk memperoleh narkoba," tuturnya.

Di akhir rilis, Pretty teriak-teriak mengatakan bahwa dia dijebak oleh AL dan bukan bandar selama 2 tahun. Dia mengatakan hasil tes urinenya negatif. Tetapi hasil tes urine rekan-rekan Pretty yang ditangkap positif dan akan di rehabilitasi.

Pretty dan rekan-rekannya dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.(bh/as)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Narkoba
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Polres Jakarta Barat Mengungkap dan Memusnahkan Berbagai Jenis Narkoba
Berkas Pretty Asmara Dinyatakan Lengkap, Dilimpahkan ke Kejati DKI
Bakamla RI Bersama BNN Bersinergi Lawan Narkoba
Berkas Kasus Narkoba Artis Pretty Asmara Telah Dinyatakan P-21 oleh Kejati DKI Jakarta
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Program KUBE Butuh Penasihat Usaha
MKD DPR Tetap Akan Memproses Setya Novanto
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur
Aparat Hukum Harus Buktikan Kasus Transfer Standard Chartered Rp19 Triliun
Yocie Gusman Plt Direktur Utama BJB Syariah Ditetapkan Tersangka
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur
Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda
Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]