Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 

Polisi Segera Periksa Suami KD
Wednesday 27 Jul 2011 18:

Istimewa
.*Raul Lemos Minta Privasinya Dihormati

JAKARTA-Tudingan pencekikan terhadap awak infotaimen Global TV oleh suami Krisdayanti, Raul Lemos berbuntut panjang. Tim penyidik Polrestro Bandara Soekarno-Hatta segera menindaklanjutinya dengan memanggil dan memeriksa dua awak media tersebut, Tubagus Ahmad Zaki alias Zaki dan Aditya Praditya sebagai saksi pelapor. Setelah itu, barulah akan memeriksa Raul Lemos sebagai saksi terlapor kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Menurut dia, semula penyidik berencana memeriksa kedua pelapor pada Selasa (26/7), namun korban meminta pemeriksaan ditunda menjadi Rabu (27/6) ini. Sedangkan untuk memeriksa Raul Lemos yang berkewarganegaraan Timor Leste itu, penyidik akan berkoordinasi dengan pihak Kedubes terkait. Hal ini sebatas pemberitahuan bahwa ada warganya yang harus menjalani pemeriksaan di wilayah hukum Indonesia. "Penyidik akan segera memanggil RL setelah pemeriksaan pelapor," kata Baharudin.

Dalam kesempatan terpisah, Raul Lemos mengatakan, dirinya sama sekali tidak bermusuhan dengan wartawan infotainment. Maklum, selama ini ia tidak terbiasa dengan hiruk-pikuk dunia yang digeluti oleh istrinya sebagai publik figur. Makanya, ia merasa harus membiasakan dirinya terkait kondisi tersebut. "Kami tidak bermusuhan dengan infotainment. Saya juga harus membiasakan diri," ujar Raul didampingi Krisdayanti.

Namun, ia berharap supaya teman-teman wartawan dapat menghargai privasinya. Siapa pun jika dipaksa pasti akan tersulut emosinya. "Kalian tolong hargai kehidupan privaci. Kalau dipaksa, orang lain juga akan marah," serunya.

Makanya, Raul sempat emosi karena saat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, wartawan itu terus mengejarnya untuk mewawancarainya. Namun, karena alasan tertentu, ia menolaknya. Dirinya juga sempat marah dengan wartawan infotainment. "Ini bukan dunia saya. Saya mohon maaf, mungkin saya perlu waktu. Ya, saya akan berusaha. Saya tidak melarang istri saya. Tapi berilah kami kebebasan. Kasih hak kami sedikit privasi," tandasnya.

Sementara Polisi sendiri, telah menyita barang bukti berupa hasil visum dan rekaman video, ketika terjadi kericuhan antara Lemos dengan wartawan dan memeriksa dua saksi yang melihat di lokasi kejadian. Peristiwa berawal saat sejumlah wartawan mendapatkan informasi kedatangan Krisdayanti dan Raul Lemos di Bandara Soekarno-Hatta Terminal Kedatangan 2F, Banten dari Bali, Senin (25/7) lalu.

Sejumlah wartawan termasuk Aditya dan Zaki merekam kedatangan aktris papan atas Indonesia yang sedang hamil tua tersebut setelah mendapat izin dari yang bersangkutan. Namun, Lemos menolak wartawan yang mengambil dan diduga menarik kamera, bahkan menyikut dada Aditya.

Zaki yang bertugas sebagai reporter Global TV, mencoba menghampiri Lemos, namun suami dari penyanyi Ibu Kota tersebut memegang leher Zaki sehingga terjadi keributan. Zaki dan Aditya tidak terima dan melaporkan Lemos atas dugaan penganiayaan.(dbs/sya)

Share : |

 
Berita Terkait
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]