Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Jakarta
Polisi Periksa CCTV terkait 2 Anak Tewas karena Acara Forum Untukmu Indonesia
2018-05-05 23:19:49

Kanit I Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Niko Purba saat di RSUD Tarakan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kanit I Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Niko Purba mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Gambir, Cideng, Jakarta Pusat pada Sabtu (5/5).

Niko datang untuk memeriksa rekaman CCTV Rumah Sakit untuk mengetahui proses masuk kedua anak berinisial MJ (12) dan MRS (10) yang tewas saat pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (28/4) lalu.

Saat masuk kedalam lobby RSUD Tarakan, Niko dan tim sempat diberhentikan oleh petugas keamanan rumah sakit karena banyaknya awak media. Dalam hal ini, Niko menyebutkan pihaknya hanya mencari tahu penyebab kematian dua anak tersebut melalui rekaman CCTV.

"Kami ingin melihat CCTV, tidak harus merekam. Kami hanya ingin melihat CCTV, saat koban di rumah sakit untuk menelusuri jam tiba korban dan kapan korban meninggal," kata Niko saat berbincang dengan petugas keamanan RSUD Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5).

Saat ini, Niko masih melakukan koordinasi dengan pihak keamanan rumah sakit Tarakan.

Sebelumnya, Kedua anak tersebut diduga meninggal karena terinjak-injak dan dehidrasi saat mengikuti acara pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas.

Saat ditemukan anak berinisial MJ ditemukan pingsan disekitaran Monas, Jakarta Pusat. Pada saat itu, Satpol PP yang sedang bertugas langsung membawa korban ke Rumah Sakit dan dinyatakan meninggal karena dehidrasi dan suhu badan yang tinggi. Sementara itu, MRS juga tewas dengan penyebab yang sama sehari setelahnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Jakarta
Proyek Kereta Layang Elevated Loop Line Jakarta dalam Proses Pengajuan ke Pemerintah
Polda Metro Jaya Menurunkan Status Darurat Keamanan Siaga 1 ke Siaga
Polisi Periksa CCTV terkait 2 Anak Tewas karena Acara Forum Untukmu Indonesia
Dompleng Acara Kebangsaan, MUI Sebut 'Untukmu Indonesia' di Monas Pemurtadan Terselubung
Underpass Mampang Cukup Lancar, Hanya Saja Underpass Matraman Perlu Kajian Lagi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Rencana Urun Rembug Alumni UI Mencari Solusi dan Menyelamatkan NKRI
Puluhan Warga Keracunan Keong Sawah, Pemkot Bogor Tetapkan Status KLB
Relawan Bali Kita AS Deklarasikan Abraham Samad Capres 2019
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]