Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembiusan
Polisi Menangkap 2 Pelaku Pembiusan di Parkiran Pondok Indah Mall
2017-04-07 19:59:47

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (7/4).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua pelaku pembiusan di parkiran Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap berinisial R (26) dan MR (19).

"Inisial pelaku R dan MR. Baru tadi pagi kita tangkap," kata Budi di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (7/4).

Penyidik masih menyelidiki apakah pelaku pernah melancarkan aksi di tempat lain.

"Apakah pelaku pernah melakukan di tempat lain, termasuk cairannya masih diselidiki cairan jenis di lab, apakah berbahaya atau tidak," ujarnya.

Peristiwa upaya pembiusan itu dialami korban Anna Yulia di parkiran Pondok Indah Mall, sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (2/4) lalu.

"Korban baru mau pulang, masuk parkiran mobil, kemudian tahu-tahu dibekap oleh tersangka menggunakan kain yang diduga ada cairan," ucapnya.

Ia melanjutkan, setelah dibekap korban dimasukan ke dalam mobil. Beruntung di dalam korban berontak dan bisa membunyikan klakson kendaraan sehingga pelaku ketakutan dan melarikan diri.

"Waktu melarikan diri, memang tersangka sempat disetop oleh sekuriti Pondok Indah. Tersangka mengaku katanya dikejar-kejar oleh debt collector, makanya berhasil keluar," ungkapnya.

Menurutnya, tak lama kemudian korban melapor ke sekuriti dan dilanjutkan ke Polsek Kebayoran Lama dan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Selanjutnya, kami bentuk tim yang dipimpin Kasat Reskrim dan Kanit Resmob. Setelah lima hari penyelidikan, tadi pagi kami berhasil tangkap kedua pelaku di Pasar Kemis, Banten," paparnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto menuturkan, pihaknya masih akan melakukan pengembangan apakah masih ada pelaku lain, termasuk memeriksa cairan yang digunakan untuk membius korban.

"Ini adalah kejadian pencurian dengan kekerasan, di mana hukuman 7 tahun penjara. Tim dari Polres dan Polsek Kebayoran Lama masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lain. Kedua, kami akan melakukan uji lab terhadap barang bukti yang ada. Kami ingin mengetahui cairan apa yang digunakan, kenapa menggunakan modus-modus seperti ini," jelasnya.

Ia mengatakan, pelaku yang melakukan penyekapan atau pembiusan berinisal MR.

"Profesi (pelaku) statusnya swasta. Perannya akan kita dalami, termasuk apakah pernah melakukan di tempat lain. Yang membekap MR," terangnya.

Sementara itu, General Manager PT Metropolitan Kentjana (pengelola Pondok Indah Mall), Eka Dewanto menyampaikan, pihaknya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) terkait sistem pengamanan.

"Ini baru pertama terjadi di Pondok Indah. Kami ada SOP. Pesan kepada masyarakat kalau ada yang mencurigakan supaya aware, waspada. Kalau ada yang mencurigakan langsung teriak," katanya.

Kami yang pasti menambah sekuriti, SOP kami review kembali.(bh/as)


 
Berita Terkait Pembiusan
 
Polisi Menangkap 2 Pelaku Pembiusan di Parkiran Pondok Indah Mall
 
Kuli Bangunan Dibius, Korban Pingsan Dibuang Pelaku di Pinggir Jalan
 
Hipnotis Lengkapi Aksi Pembiusan Pemudik
 
Pembiusan Pemudik Merambah ke Penumpang Pesawat
 
Pemudik Harus Waspadai Kejahatan Pembiusan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PTUN Jakarta Putuskan Pemblokiran Internet oleh Pemerintah di Papua 'Melanggar Hukum'
Terbitkan PP Tapera, Pemerintah Dinilai Lepas Tangan Penuhi Tempat Tinggal Layak
Tahun Ajaran Baru Tetap Belajar Jarak Jauh
Bongkar Pasang APBN-P 2020, Bukti Data dan Asumsi Tidak Kredibel
Ditlantas Polda Metro Aktifkan Kembali Pelayanan SIM Keliling Guna Memecah Lonjakan Pemohon
Peduli Covid-19, Baintelkam Mabes Polri Beri Bantuan Ratusan Paket Sembako ke Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Layanan Dibuka Kembali, Polri Beri Dispensasi Waktu Perpanjangan SIM Bagi Masyarakat Sampai 29 Juni 2020
Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'
Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]