Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penipuan
Polisi Kembangkan Kasus Penipuan CPNS
Friday 24 Feb 2012 20:13:03

Kasus penipuan dengan iming-iming jadi pegawa negeri sipil (PNS) masih kerap terjadi dan korbannya cukup banyak pula (Foto: Ist)
BEKASI (BeritaHUKUM.com) Jajaran Polsektro Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih melakukan pengembangan sekaligus membuka pengaduan bagi warga yang menjadi korban penipuan oknum Pegawai Negeri Sipil(PNS) berinisial S. Tesangka yang telah diamankan sejak Minggu (19/2) lalu itu, diduga diduga menipu dua korbannya dengan dalih bisa memasukkan menjadi calon PNS.

"Kami terus membuka pengaduan, karena disinyalir pelaku bukan kali ini saja melakukan aksi penipuan ini. Kemungkinan dia melakukan aksinya ini sudah sejak lama," kata Kapolsek Metro Bantar Gebang, Kompol Gunawan di ruang kerjanya, Jumat (24/2).

Pelaku, ungkap dia, bertugas di sebuah puskesmas Pemkot Bekasi dan terungkapnya kasus ini, setelah adanya laporan dari dua orang korban tersebut kepada petugas Polsektro Bantar Gebang. "Kedua korban tergiur oleh bujukan pelaku yang bisa memasukkan menjadi PNS yang akhirnya menyerahkan uang antara Rp 45-60 juta per orang." jelas dia.

Diungkapkan Gunawan, pelaku juga selalu berpindah-pindah tempat tinggalnya, setelah mendapat uang dari kedua korbannya. Kedua korban sempat sangat kebingungan, karena pelaku sulit dicari dan janji tak terealisasi serta uang tak juga kembali."Kami pun langsung menindaklanjuti laporan korban dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan," imbuhnya lagi.

Polisi merasa kurang yakin dengan keterangan pelaku yang mengaku baru kali ini melakukan aksinya. alasannya, keterangan dari saksi-saksi, pelaku diduga sering mencari calon korbannya guna memasukkan menjadi PNS di lingkungan Pemkot Bekasi."Kami juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain tanda kwitansi pembayaran oleh kedua korban kepada pelaku." Pungkasnya

Kapolsek pun mengimbau kepada warga, khususnya di Kota Bekasi untuk tidak tergiur dengan iming-iming untuk masuk menjadi PNS. Apalagi dari orang yang tidak jelas. Retrutmen calon PNS pun harus melalui prosedur yang berlaku. "Pelaku telah dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tandasnya. (eko)


 
Berita Terkait Penipuan
 
Dirut PT KCN dan Pengacaranya Dipolisikan oleh PT KBN
 
Presiden RI dan DPR Diminta Campur Tangan Soal Dugaan Penipuan Investasi PT MPIP
 
Koperasi Indosurya Dipolisikan Nasabah Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan
 
Polda Metro Tangkap Pria Penipu yang Pakai Akun Facebook Palsu dengan Profil Wanita
 
Gagal Eksekusi Advokat Senior Melaporkan Hakim PN Jakbar Ke Bawas MA
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin
Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS
Kekhawatiran Surabaya Jadi Wuhan Buntut Dari Pusat Yang Mencla-mencle
Sosialisasi Jamu Herbal Kenkona di Depok, Ketum HMS Centre Yakin Tak Sampai 5 Persen Terpapar Covid19 di Indonesia
Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur
Kasus Kondensat BP Migas - TPPI, Terdakwa: Pemberian Kondensat Kepada PT TPPI Berdasarkan Kebijakan Pemerintah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]